logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Dampingi Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk 120 KK di Kaliwining

  • 29 Oktober 2026
  • Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-dampingi-distribusi-5000-liter-air-bersih-untuk-120-kk-di-kaliwining-20261030

BPBD Jember Dampingi Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk 120 KK di Kaliwining

JEMBER, 29 OKTOBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melalui Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) mendampingi pendistribusian bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis 29 Oktober 2026.

Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan dengan dukungan Perumdam Tirta Pandalungan Jember dan ditempatkan di tandon milik BPBD. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga di sejumlah wilayah yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumur.

Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, mengatakan pendistribusian tersebut merupakan bentuk pendampingan BPBD untuk memastikan bantuan air bersih dapat diterima masyarakat yang terdampak kekeringan.

“BPBD melakukan pendampingan distribusi air bersih sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga agar kebutuhan air masyarakat yang terdampak dapat segera ditangani,” kata Firman.

Menurut dia, kondisi kekeringan di Desa Kaliwining mulai dirasakan sejak akhir Juli 2026. Penurunan ketersediaan air terutama terjadi di wilayah yang belum memiliki jaringan pipanisasi.

Di RW 13, warga masih mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sebagian sumur mulai mengering dan air yang tersisa mengalami perubahan kualitas dengan bau yang kurang sedap.

Warga kemudian mengambil air dari sumur bor terdekat yang berjarak sekitar satu kilometer. Untuk kebutuhan mandi, sebagian masyarakat juga memanfaatkan Sungai Bedadung. Namun, kondisi air sungai dilaporkan keruh dan debitnya mulai berkurang.

Hasil pendataan BPBD menunjukkan terdapat 120 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Rinciannya, 40 KK dari RT 07/RW 13, 20 KK dari RT 08/RW 13, 40 KK dari RT 09/RW 13, serta 20 KK dari RT 11/RW 14.

“Warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sehingga distribusi bantuan perlu dilakukan secara berkala,” ujar Firman.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali. Saat ini tersedia tiga tandon milik BPBD serta satu tandon hibah BPBD yang ditempatkan di rumah kepala dusun.

TRC-PB BPBD bersama perangkat desa, relawan, dan warga juga memberikan edukasi mengenai kondisi kekeringan serta berkoordinasi untuk memastikan penanganan berjalan lancar.

Kegiatan pendampingan dimulai dengan keberangkatan TRC-PB menuju lokasi sekitar pukul 15.00 WIB. Tim tiba sekitar pukul 15.30 WIB untuk melakukan koordinasi dan mendampingi distribusi air hingga penanganan selesai pada pukul 16.00 WIB.

BPBD juga meneruskan kondisi tersebut kepada dinas terkait sebagai bahan penanganan lanjutan, termasuk kebutuhan penyediaan akses air bersih secara berkelanjutan bagi masyarakat terdampak. (tgh)

Galeri Foto