logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Terima Bantuan 25 Tandon dan Kran Air dari BPBD Jatim untuk Siaga Kekeringan

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 151 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-terima-bantuan-25-tandon-dan-kran-air-dari-bpbd-jatim-untuk-siaga-kekeringan-20261008

BPBD Jember Terima Bantuan 25 Tandon dan Kran Air dari BPBD Jatim untuk Siaga Kekeringan

JEMBER, 07 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menerima bantuan peralatan dari BPBD Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan tahun 2026.

Bantuan tersebut diterima BPBD Kabupaten Jember pada Rabu, 07 Oktober 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Bantuan terdiri dari 25 tandon air berkapasitas 1.200 liter dan 25 kran air.

Kepala BPBD Kabupaten Jember Dr. Drs. Edy Budi Susilo, M.Si. mengatakan, bantuan tersebut akan menjadi tambahan persediaan peralatan BPBD Jember dalam mendukung penanganan kekeringan, khususnya di wilayah yang membutuhkan dukungan penyediaan air bersih.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada BPBD Provinsi Jawa Timur atas bantuan peralatan ini. Bantuan tersebut sangat berarti untuk memperkuat kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember dalam menghadapi bencana kekeringan," ujar Edy Budi Susilo.

Menurut Edy Budi Susilo, tambahan tandon dan kran air tersebut dapat mendukung pelaksanaan distribusi air bersih sekaligus penyediaan sarana penampungan air bagi masyarakat terdampak kekeringan.

Ia menambahkan, sinergi antara BPBD Kabupaten Jember dan BPBD Provinsi Jawa Timur diperlukan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi.

"Kolaborasi dan dukungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur menjadi bagian penting dalam upaya kami memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan," kata Edy Budi Susilo.

Sebelum bantuan diterima, BPBD Jember melakukan pengecekan fisik terhadap seluruh peralatan yang dikirimkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh barang dalam kondisi baik dan siap digunakan sesuai kebutuhan penanganan bencana.

Edy Budi Susilo menegaskan, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang operasional penanggulangan kekeringan selama masa siaga bencana tahun 2026.

"Peralatan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan," tutur Edy Budi Susilo.

BPBD Jember juga terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan serta menyiapkan dukungan peralatan dan personel untuk merespons kebutuhan masyarakat.

Dengan tambahan 25 tandon dan 25 kran air tersebut, BPBD Jember berharap kapasitas pelayanan distribusi dan penampungan air bersih dapat semakin optimal, sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi perkembangan kondisi kekeringan di wilayah Kabupaten Jember. (tgh)

Galeri Foto