logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Bukan Belanja Online, COD Bapang di Jember Lor Antar Beras hingga ke Rumah Lansia

  • 22 September 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
bukan-belanja-online-cod-bapang-di-jember-lor-antar-beras-hingga-ke-rumah-lansia-20260922

Bukan Belanja Online, COD Bapang di Jember Lor Antar Beras hingga ke Rumah Lansia

JEMBER, 22 SEPTEMBER 2026 - Istilah Cash On Delivery (COD) biasanya identik dengan transaksi jual beli. Namun, di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, COD memiliki makna berbeda.

Bukan kurir mengantar paket pesanan, melainkan aparatur kelurahan yang mendatangi rumah warga untuk memastikan bantuan pangan (Bapang) sampai kepada penerima manfaat.

Pelayanan jemput bola itu dilakukan untuk warga lanjut usia (lansia), sakit, atau penerima manfaat yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan datang langsung ke kantor kelurahan.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Jember Lor, Sunartini, bersama staf kelurahan Hamdani dan Kader Posyandu Tatik, turun langsung mengantarkan bantuan berupa beras ke rumah warga.

Salah satunya Sarniyah, 65, warga RT 01/RW 23, Lingkungan Pagah. Ada pula Marsiyah, warga lansia yang tengah menderita stroke sehingga kesulitan berjalan.

Petugas juga memberikan pelayanan kepada Sumiati, 70, warga Lingkungan Wetan Kantor RT 03/RW 03. Kondisi kesehatan Sumiati tidak memungkinkan dirinya mengambil bantuan langsung ke kantor kelurahan.

Sunartini mengatakan, pelayanan tersebut merupakan bagian dari kewajiban aparatur pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh haknya.

“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai aparatur kelurahan untuk memberikan pelayanan kepada warga. Apalagi kepada warga lansia atau yang sedang sakit dan tidak bisa datang ke kantor untuk mengambil bantuan,” ujar Sunartini, Selasa (22/9/2026) sore.

Menurut dia, penyaluran bantuan tidak sekadar menyelesaikan proses administrasi. Petugas juga harus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

“Kalau kondisinya tidak memungkinkan datang ke kantor, kami yang datang mengantarkan. Intinya, bantuan harus sampai kepada penerima,” tegasnya.

Bagi Marsiyah, pelayanan tersebut sangat membantu. Kondisi stroke membuat dirinya kesulitan berjalan sehingga hampir mustahil jika harus datang sendiri ke kantor kelurahan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kelurahan Jember Lor dan Pemerintah Kabupaten Jember. Bantuan ini sudah diantarkan sampai ke rumah. Saya sangat terbantu karena kondisi saya sedang sakit dan tidak bisa berjalan,” tuturnya.

Pelayanan tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan publik tidak selalu harus berlangsung di balik meja kantor. Ketika warga tidak mampu mendatangi kantor, aparatur pemerintah yang mendatangi warga. (Yud)

Galeri Foto