Bunga Desaku di Mumbulsari, Bupati Jember Tinjau Banjir dan Ajak Perkuat Kesiapsiagaan Warga
- 06 April 2026
- Dibaca 244 Kali
Bagikan Via:
Bunga Desaku di Mumbulsari, Bupati Jember Tinjau Banjir dan Ajak Perkuat Kesiapsiagaan Warga
JEMBER, 06 APRIL 2026 – Kegiatan Bunga Desaku yang digelar di Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Senin 06 April 2026 berlangsung lancar dengan fokus pada penanganan dampak bencana sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Jember bersama sejumlah instansi melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik terdampak, termasuk lokasi banjir luapan dan area rawan pohon tumbang.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan penanganan bencana berjalan optimal. Pendampingan dilakukan oleh BPBD Kabupaten Jember yang turut melaksanakan berbagai aksi cepat di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pemotongan pohon tumbang yang menimpa pagar SDN 01 Lampeji guna menghindari risiko lanjutan. Selain itu, tim juga mendampingi pembersihan Sungai Mumbulsari bersama Dinas PUPR sebagai langkah mitigasi untuk mencegah terjadinya banjir susulan. Peninjauan juga dilakukan di pertigaan Mumbulsari yang sebelumnya terdampak luapan air.
Tak hanya itu, Bupati Jember juga melakukan kunjungan ke area PTPN Mumbulsari untuk menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, TNI-Polri, OPD terkait, relawan, hingga tokoh masyarakat, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kebencanaan dan pembangunan daerah.
Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi wilayah Mumbulsari saat ini terpantau aman dan terkendali. Banjir luapan yang sempat terjadi telah surut pada pukul 21.45 WIB, tanpa meninggalkan genangan signifikan. Akses jalan kembali normal dan tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerusakan berat.
Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), dalam keterangannya menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana. “Melalui kegiatan Bunga Desaku ini, kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa langkah preventif seperti normalisasi sungai dan pemangkasan pohon rawan harus terus dilakukan secara berkelanjutan. “Kita tidak hanya fokus pada penanganan saat kejadian, tetapi juga bagaimana mencegah risiko ke depan agar dampaknya bisa diminimalisir,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Jember bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kesiapsiagaan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana susulan. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat di wilayah terdampak.