Camat Silo Tekankan SPPG Rangkul UMKM Lokal dalam Suplai Bahan MBG
- 29 Mei 2026
- Dibaca 107 Kali
Bagikan Via:
Camat Silo Tekankan SPPG Rangkul UMKM Lokal dalam Suplai Bahan MBG
JEMBER, 29 MEI 2026 - Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E., menegaskan pentingnya keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam pemenuhan kebutuhan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Kecamatan Silo.
Sidak dilakukan bersama perangkat kecamatan, Kapolsek, Danramil, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program MBG sekaligus melakukan evaluasi di masing-masing dapur SPPG.
“Hari ini saya bersama sejumlah perangkat dari kecamatan serta Kapolsek, Danramil, dan OPD lainnya melakukan sidak di tujuh SPPG di Kecamatan Silo,” ujar Bagas, Jumat 29 Mei 2026.
Tujuh lokasi yang dikunjungi meliputi SPPG Pace, Karangharjo, Silo 1, Silo 2, Sempolan, Garahan, hingga Sidomulyo. Dalam sidak tersebut, rombongan mengecek sarana dapur, kesiapan alat, hingga proses pengadaan bahan makanan yang digunakan untuk kebutuhan MBG.
“Selain alat-alat yang masih kurang di beberapa dapur, kami menemukan bahwa beberapa SPPG masih mengambil suplai bahan dari luar Kecamatan Silo,” jelasnya.
Temuan itu diperkuat dari keterangan salah satu PIC SPPG, Irfan, yang menyebut sebagian kebutuhan memang diambil dari wilayah Silo, namun untuk beberapa komoditas masih dipasok dari luar daerah.
“Untuk beberapa bahan kami mengambil di area Silo, Pak. Namun untuk ayam kami ambil dari Kalisat dan untuk buah dari Jember kota,” ungkap Irfan.
Mendengar hal tersebut, Camat Silo langsung meminta pengelola SPPG memprioritaskan bahan baku dari wilayah Kecamatan Silo agar keberadaan program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi lokal.
“Saya langsung sampaikan agar menghentikan pengambilan bahan dari luar Kecamatan Silo. Harus mengambil di area Kecamatan Silo agar adanya SPPG ini berdampak kepada masyarakat sekitar, terutama UMKM yang ada di Silo,” tegas Bagas.
Ia berharap tujuh SPPG di Kecamatan Silo dapat melibatkan masyarakat sekitar secara aktif dalam proses suplai bahan, sehingga manfaat program MBG dapat dirasakan lebih luas.
“Alhamdulillah sidak hari ini berjalan lancar walaupun ada evaluasi di setiap SPPG, karena masing-masing dapur memiliki evaluasi tersendiri,” pungkasnya.