CAMAT SILO UCAPKAN TERIMA KASIH, PENARIKAN KKN KOLABORATIF DI 9 DESA RESMI DITUTUP
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
CAMAT SILO UCAPKAN TERIMA KASIH, PENARIKAN KKN KOLABORATIF DI 9 DESA RESMI DITUTUP
CAMAT SILO UCAPKAN TERIMA KASIH, PENARIKAN KKN KOLABORATIF DI 9 DESA RESMI DITUTUP
JEMBER – Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Kolaboratif resmi ditarik dari 9 desa di wilayah Kecamatan Silo. Kegiatan penarikan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Silo, pada Jum’at, 21 Agustus 2026.
Camat Silo, Bagas Wahyudi Witjaksono, S.E hadir langsung memimpin acara penarikan sekaligus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa atas dedikasi dan pengabdiannya selama 1 bulan penuh di tengah masyarakat.
KKN Kolaboratif ini melibatkan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dan Pemerintah Kecamatan Silo. Selama satu bulan, para mahasiswa diterjunkan di 9 desa yaitu Desa Sempolan, Pace, Mulyorejo, Harjomulyo, Sidomulyo, Sumberjati, Garahan, Karangharjo, dan Silo.
Berbagai program kerja telah dilaksanakan oleh adik-adik KKN, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan UMKM, digitalisasi desa, pertanian, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Pelatihan pembuatan produk olahan hasil pertanian, kelas mengajar di TPQ dan PAUD, serta pendampingan pembuatan administrasi desa menjadi beberapa kegiatan unggulan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Silo menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas kontribusi para mahasiswa.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan Silo dan seluruh masyarakat 9 desa, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada adik-adik mahasiswa KKN Kolaboratif. Selama satu bulan kalian telah menjadi bagian dari keluarga besar Kecamatan Silo. Dedikasi, tenaga, dan ilmu yang kalian berikan sangat berarti bagi kemajuan desa-desa kami,” ujar Camat Bagas.
Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya membawa program, tetapi juga membawa semangat baru, ide-ide kreatif, dan energi positif bagi masyarakat. Beberapa inovasi yang dijalankan mahasiswa diharapkan dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa dan para kader agar manfaatnya berkelanjutan.
“Kami berharap apa yang sudah dimulai adik-adik bisa terus kami rawat bersama. Silaturahmi ini jangan putus sampai di sini. Kecamatan Silo selalu membuka pintu untuk adik-adik kembali. Sukses selalu untuk studi dan pengabdian kalian ke depan,” tambahnya.
Perwakilan mahasiswa KKN Kolaboratif juga menyampaikan kesan dan pesan selama menjalankan pengabdian. Mereka mengaku mendapatkan banyak pembelajaran berharga dari masyarakat, mulai dari kearifan lokal, gotong royong, hingga semangat warga dalam membangun desa.
“Terima kasih kepada Bapak Camat, Bapak Ibu Kepala Desa, dan seluruh masyarakat Kecamatan Silo yang sudah menerima kami dengan hangat. Pengalaman 1 bulan ini akan menjadi bekal berharga bagi kami,” ungkap salah satu koordinator KKN.
Acara penarikan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari perwakilan mahasiswa kepada Camat Silo dan foto bersama seluruh peserta, perangkat desa, dan staf kecamatan.
Dengan berakhirnya KKN Kolaboratif ini, Pemerintah Kecamatan Silo berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah terus terjalin. Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan pembangunan di tingkat desa dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran, sejalan dengan visi “Jember Baru Jember Maju”.