Camat Sumberjambe Sosialisasikan Mobil Cinta kepada Marbot, Pelayanan Kesehatan dengan Sentuhan Kasih Sayang
- 10 Oktober 2026
- Dibaca 93 Kali
Bagikan Via:
Camat Sumberjambe Sosialisasikan Mobil Cinta kepada Marbot, Pelayanan Kesehatan dengan Sentuhan Kasih Sayang
JEMBER, 10 OKTOBER 2026 – Camat Sumberjambe, Umar Faroek, memperkenalkan program inovasi pelayanan sosial dan kesehatan Pemerintah Kabupaten Jember, Mobil Cinta Jember, saat memberikan sambutan dalam kegiatan fasilitasi administrasi pembukaan rekening bagi 106 marbot masjid di kantor Kecamatan Sumberjambe, Jumat 09 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Faroek mengajak para marbot untuk turut menyebarluaskan informasi mengenai program yang ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu tersebut.
Program Mobil Cinta Jember resmi diluncurkan pada 8 Oktober 2026 oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Layanan ini dihadirkan untuk membantu pasien kurang mampu yang telah dinyatakan sembuh atau layak pulang oleh dokter, tetapi mengalami kendala biaya transportasi dari rumah sakit menuju tempat tinggal mereka.
Dalam sambutannya, Faroek menjelaskan bahwa jaminan biaya pengobatan melalui program Universal Health Coverage (UHC) belum tentu menghilangkan seluruh beban yang dihadapi masyarakat. Salah satu persoalan yang masih dapat muncul adalah biaya perjalanan pulang setelah pasien menyelesaikan perawatan di rumah sakit.
“Sekarang Pemerintah Kabupaten Jember punya program Mobil Cinta. Jadi, masyarakat yang kurang mampu dan sudah diperbolehkan pulang oleh dokter bisa mendapatkan bantuan transportasi gratis untuk kembali ke rumah. Ini perlu diketahui masyarakat, supaya warga yang membutuhkan bisa memanfaatkan layanan tersebut sesuai ketentuan,” ujar Faroek.
Untuk mencairkan suasana, Faroek juga menyampaikan kelakar kepada para marbot yang hadir. “Tapi jangan ingin sakit biar naik mobil, ya, Pak. Kita semua tentu berharap selalu sehat. Mobil Cinta ini disiapkan untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan, terutama pasien yang sudah boleh pulang dari rumah sakit tetapi kesulitan biaya transportasi,” kelakarnya, disambut suasana akrab para peserta.
Faroek menambahkan, nama Mobil Cinta mencerminkan semangat pelayanan yang mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat. Armada berwarna merah muda tersebut menjadi simbol kasih sayang dan perhatian pemerintah dalam membantu warga, khususnya mereka yang menghadapi keterbatasan ekonomi ketika membutuhkan layanan kesehatan.
Pada tahap awal, Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan 31 unit armada dari target keseluruhan 38 unit. Layanan tersebut difokuskan pada tiga rumah sakit daerah milik pemerintah, yakni RSD dr. Soebandi dengan 15 unit, RSD Balung sebanyak 8 unit, dan RSD Kalisat sebanyak 8 unit. Sementara itu, tujuh unit tambahan direncanakan menyusul secara bertahap.
Program ini diprioritaskan bagi pasien program Homecare yang sebelumnya dirujuk ke rumah sakit, peserta UHC, pasien rawat inap kelas III, serta masyarakat kurang mampu yang mengalami kendala akses transportasi. Mobil Cinta bukan merupakan ambulans untuk menjemput pasien dalam kondisi gawat darurat, melainkan layanan pengantaran pulang setelah pasien dinyatakan layak pulang oleh dokter.
Melalui sosialisasi tersebut, Camat Sumberjambe berharap informasi mengenai Mobil Cinta dapat diteruskan oleh para marbot kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, warga yang memenuhi kriteria dapat mengetahui adanya layanan tersebut ketika membutuhkan bantuan transportasi setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Kegiatan fasilitasi rekening marbot ini menjadi salah satu kesempatan bagi Pemerintah Kecamatan Sumberjambe untuk menyampaikan informasi mengenai program-program Pemerintah Kabupaten Jember secara langsung kepada masyarakat. Selain mendukung kelancaran administrasi penerima insentif marbot, penyampaian informasi tersebut diharapkan dapat memperluas pengetahuan warga mengenai layanan sosial dan kesehatan yang tersedia.
Pemerintah Kecamatan Sumberjambe berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar berbagai program pelayanan publik semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan. (wd)