Cegah Kebakaran Hutan, TNI dan Muspika Mayang Bentuk Sinergi Lintas Sektor
- 06 Agustus 2026
- Dibaca 51 Kali
Bagikan Via:
Cegah Kebakaran Hutan, TNI dan Muspika Mayang Bentuk Sinergi Lintas Sektor
JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 - Komando Distrik Militer (Kodim) 0824/Jember menerbitkan Surat Telegram Nomor ST/315/2026 tertanggal 05 Agustus 2026. Lewat instruksi tersebut, seluruh Komandan Koramil (Danramil) dan Komandan Pos Koramil (Danposramil) diperintahkan untuk segera menggiatkan patroli serta mendirikan Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah masing-masing.
Langkah responsif ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kasiops Korem 083/Baladhika Jaya melalui video konferensi pada Selasa, 04 Agustus 2026. Pelaksanaan instruksi pengamanan wilayah secara serentak resmi dimulai pada Kamis, 06 Agustus 2026 pukul 13.00 WIB.
Dalam instruksi resmi tersebut, jajaran personil TNI di lapangan diwajibkan mengencangkan koordinasi lintas sektor. Patroli harian difokuskan pada kawasan hutan dan lahan yang teridentifikasi rawan kebakaran dengan melibatkan Polsek, Satpol PP, Perhutani, PTPN, hingga elemen relawan masyarakat.
Selain patroli dan penanggulangan dini, Kodim 0824 juga menekankan kedisiplinan pelaporan. Seluruh jajaran diwajibkan melaporkan dokumentasi kegiatan harian secara berkala paling lambat pukul 12.00 WIB setiap harinya.
Instruksi tegas tersebut disambut baik oleh Pemerintah Kecamatan Mayang melalui unsur Muspika. Camat Mayang, Adi Kusnandar, yang diwakili Staf Bagian Pemerintahan, Ivan, menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh penanganan Karhutla di wilayahnya.
"Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya langkah cepat yang diambil oleh Kodim 0824. Pencegahan dan penanggulangan Karhutla adalah tanggung jawab bersama," ujar Ivan saat didampingi jajaran Satpol PP dan staf Kecamatan Mayang.
Ivan menambahkan, Pemerintah Kecamatan Mayang berkomitmen mengerahkan personel Satpol PP, perangkat desa, serta memobilisasi relawan untuk memperketat pengawasan dan sosialisasi pencegahan di titik-titik rawan.
"Kami akan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Satpol PP, dan instansi terkait agar pengawasan berjalan efektif sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini," pungkasnya.
Sinergi ketat antarinstansi ini diharapkan dapat menekan risiko Karhutla di wilayah Jember secara signifikan, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat setempat. (ryo)