logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Data Review FKTP Kabupaten Jember Bahas Upaya Penurunan AKI dan AKB

  • 22 Juni 2026
  • Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
data-review-fktp-kabupaten-jember-bahas-upaya-penurunan-aki-dan-akb-20260622

Data Review FKTP Kabupaten Jember Bahas Upaya Penurunan AKI dan AKB

JEMBER, 22 JUNI 2026– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DinkesPPKB) Kabupaten Jember menggelar kegiatan Data Review Tingkat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Aula Letkol Moch. Sroedji Bakorwil V Jember. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran DinkesPPKB Kabupaten Jember, kepala puskesmas se-Kabupaten Jember, tim Rise yang di wakili oleh ibu Isti, serta perwakilan Kementerian Kesehatan RI, dr. Irwan Panca.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi berbagai permasalahan yang masih dihadapi puskesmas, khususnya terkait Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Melalui forum ini, seluruh peserta melakukan penelaahan data kesehatan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap masih terjadinya kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jember.

Selain membahas AKI dan AKB, kegiatan data review juga menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai aspek pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Pembahasan meliputi cakupan layanan kesehatan, pengelolaan dan pemanfaatan dana kapitasi, pelaksanaan program-program kesehatan, serta pencapaian indikator mutu pelayanan yang telah ditetapkan.

Masing-masing kepala puskesmas memaparkan capaian program dan berbagai tantangan yang ditemui di wilayah kerjanya. Hasil pemaparan tersebut kemudian menjadi bahan diskusi bersama untuk mengidentifikasi kendala serta menyusun strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Perwakilan Kementerian Kesehatan RI, dr. Irwan Panca, menegaskan pentingnya keterbukaan dalam pelaporan data kesehatan. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar utama dalam menentukan langkah perbaikan dan penyelesaian masalah yang terjadi di lapangan.

"Kalau ada kasus kematian, laporkan saja semuanya sesuai data di lapangan. Selanjutnya kita bersama-sama mencari solusi dari masalah tersebut, bagaimana caranya agar angka tersebut bisa menjadi nol," ujar dr. Irwan Panca.

Ia menambahkan bahwa pelaporan yang jujur dan sesuai kondisi riil sangat diperlukan untuk mengetahui akar permasalahan yang menyebabkan tingginya angka kematian ibu dan bayi. Dengan data yang valid, pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dapat menyusun intervensi yang tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Sementara itu, keterlibatan Rise Nation dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat analisis data dan mendukung penyusunan rekomendasi berbasis bukti. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan menjadi faktor penting dalam upaya memperbaiki layanan kesehatan primer di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan Data Review Tingkat FKTP ini, DinkesPPKB Kabupaten Jember berharap seluruh puskesmas dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat program kesehatan, serta mengoptimalkan pemanfaatan data sebagai dasar evaluasi dan perencanaan. Dengan langkah tersebut, upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jember diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar fasilitas kesehatan dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan. Hasil evaluasi dan rekomendasi yang dihasilkan dari forum ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan program kesehatan yang lebih tepat guna, sehingga target penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Jember dapat tercapai secara optimal. (fam)

Galeri Foto