logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Delapan Warga Rentan Antirogo Terima Bantuan Sembako, Lansia dan Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas

  • 14 Oktober 2026
  • Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
delapan-warga-rentan-antirogo-terima-bantuan-sembako-lansia-dan-penyandang-disabilitas-jadi-prioritas-20261014

Delapan Warga Rentan Antirogo Terima Bantuan Sembako, Lansia dan Penyandang Disabilitas Jadi Prioritas

JEMBER, 14 OKTOBER 2026 – Sebanyak delapan warga rentan di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, menerima bantuan paket sembako dari Dinas Sosial Kabupaten Jember, Rabu, 14 Oktober 2026. Penerima bantuan terdiri atas lima lansia dan tiga penyandang disabilitas sensorik, berdasarkan data penerima manfaat yang tersedia.

Penyaluran bantuan tersebut melibatkan Lurah Antirogo Teguh Tri Laksono, SE, MM, Kasi PMKS Kecamatan Sumbersari Nanang Hidayat, S.Pd., M.Pd., perwakilan Dinas Sosial Hariyono, serta Babinsa Serma Muh. Hasan. Keterlibatan unsur lintas sektor ini mendukung pelayanan sosial bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus di wilayah Antirogo.

Data penerima manfaat mencatat lima lansia, yakni Mukmina, Patima, Buati, Asmuja, dan Misna. Sementara itu, tiga penerima dalam kategori disabilitas sensorik adalah Sanima, Iya, dan Marzuki. Seluruhnya tercatat sebagai warga Kelurahan Antirogo.

Setiap paket bantuan sembako, terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dua botol kecap, satu dus mi instan, serta satu tas pembungkus.

Lurah Antirogo Teguh Tri Laksono mengatakan, bantuan tersebut diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk perhatian kepada warga yang memerlukan dukungan sosial.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima manfaat. Kami di Kelurahan Antirogo mendukung upaya pemerintah dalam memberikan perhatian kepada lansia dan penyandang disabilitas agar mereka tetap mendapatkan pelayanan sosial sesuai kebutuhan,” ujar Teguh.

Menurut dia, koordinasi antara kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, dan unsur kewilayahan penting untuk mendukung pelaksanaan program bantuan sosial. Sinergi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan di lingkungan masyarakat.

Teguh berharap perhatian kepada lansia dan penyandang disabilitas tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga tumbuh melalui kepedulian bersama di tingkat lingkungan.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi penerima. Dukungan dan semangat gotong royong seluruh pihak perlu terus dijaga agar warga yang membutuhkan perhatian khusus tidak luput dari pelayanan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Kelurahan Antirogo turut mengambil bagian dalam mendukung penyaluran bantuan sosial bagi warga rentan. Koordinasi lintas sektor diharapkan terus berjalan agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan secara tepat sasaran. (dan)

Galeri Foto