logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

SENTUH WARGA RENTAN! Pemkab Jember Salurkan 20 Paket Sembako untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas di Rambipuji, Satu Penerima Dikabarkan Meninggal Dunia

  • 13 Oktober 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
sentuh-warga-rentan-pemkab-jember-salurkan-20-paket-sembako-untuk-lansia-dan-penyandang-disabilitas-di-rambipuji-satu-penerima-dikabarkan-meninggal-dunia-20261013

SENTUH WARGA RENTAN! Pemkab Jember Salurkan 20 Paket Sembako untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas di Rambipuji, Satu Penerima Dikabarkan Meninggal Dunia

JEMBER, 13 Oktober 2026 – Kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas kembali diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Sebanyak 20 paket sembako dalam program Lansia Berkelanjutan disalurkan kepada warga yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Rambipuji, Selasa (13/10/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Rehabilitasi Sosial Dasar bagi Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta Gelandangan dan Pengemis di luar panti sosial. Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan dukungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Di tengah perjuangan sebagian warga untuk memenuhi kebutuhan pokok, bantuan berupa beras, gula, minyak goreng hingga kebutuhan sandang tersebut diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat. Kehadiran program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap lansia dan penyandang disabilitas tidak boleh berhenti pada pendataan semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

## Dinsos Turun Langsung, Bantuan Diantarkan ke Tujuh Desa

Penyaluran bantuan dilakukan dengan mengantarkan paket sembako secara langsung ke kantor desa yang menjadi lokasi penyerahan. Agung HS, petugas dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, turun langsung dalam pendistribusian bantuan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Agung didampingi Maret Trisia Hesti Norcahya, selaku Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Rambipuji.

Pendistribusian menyasar tujuh desa, yakni Gugut, Nogosari, Kaliwining, Rowotamtu, Rambigundam, Rambipuji, dan Pecoro.

Setiap penerima manfaat memperoleh satu paket sembako yang terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, kecap dua botol, serta satu dus mi instan merek Sarimi.

Tidak hanya kebutuhan pangan, bantuan tersebut juga dilengkapi perlengkapan sandang. Sebanyak tujuh penerima manfaat laki-laki mendapatkan tambahan sarung dan baju koko. Sementara itu, 13 penerima manfaat perempuan menerima tambahan baju gamis dan kerudung.

Paket bantuan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat, terutama mereka yang menghadapi keterbatasan fisik, kondisi ekonomi yang sulit, maupun tantangan hidup akibat usia lanjut.

Penyaluran langsung ke kantor desa juga melibatkan unsur pemerintah setempat agar bantuan dapat disampaikan sesuai sasaran penerima yang telah terdata.

## Sebanyak 20 Nama Terdata, Satu Penerima dari Pecoro Telah Meninggal Dunia

Di balik penyaluran bantuan sosial tersebut, terdapat catatan yang perlu mendapat perhatian. Dari 20 nama penerima manfaat yang tercatat di tujuh desa, satu orang penyandang disabilitas asal Desa Pecoro, bernama Satuna, dilaporkan telah meninggal dunia.

Informasi tersebut disampaikan dalam pelaksanaan distribusi bantuan oleh petugas yang terlibat. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya pemutakhiran data penerima manfaat secara berkala agar program bantuan sosial benar-benar sesuai dengan keadaan warga di lapangan.

Data yang akurat merupakan bagian penting dari pelayanan publik. Dengan pembaruan data yang tepat, pemerintah dapat mengetahui perubahan kondisi penerima manfaat, termasuk ketika seseorang meninggal dunia, berpindah tempat tinggal, atau mengalami perubahan keadaan sosial.

Dengan demikian, bantuan sosial tidak hanya bergantung pada daftar administratif, tetapi juga didukung koordinasi antara petugas kabupaten, kecamatan, dan pemerintah desa.

Kejadian tersebut tidak mengurangi pentingnya program bantuan bagi masyarakat rentan. Sebaliknya, hal itu menjadi momentum untuk memperkuat ketelitian pendataan dan memastikan penyaluran berikutnya berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan.

## Kades Nogosari Apresiasi Perhatian Gus Bupati

Kepala Desa Nogosari, Esa Hosada, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap lansia dan penyandang disabilitas merupakan hal yang penting, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ia mengapresiasi adanya bantuan sembako yang menyasar masyarakat yang membutuhkan di wilayahnya.

Bagi pemerintah desa, program semacam ini menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Terlebih, kelompok lansia dan penyandang disabilitas kerap menghadapi tantangan yang lebih besar dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bantuan tersebut diharapkan bukan sekadar menjadi penyaluran kebutuhan pokok, melainkan juga wujud perhatian pemerintah kepada warga yang membutuhkan dukungan sosial.

Meski demikian, keberlanjutan program dan ketepatan sasaran tetap menjadi unsur penting agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

## Camat Rambipuji Apresiasi Petugas yang Turun Langsung

Di tempat terpisah, Camat Rambipuji, Prima Kusuma Dewi, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial PPPA Kabupaten Jember yang turun langsung dalam proses pendistribusian bantuan kepada masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan petugas di lapangan merupakan bagian penting dari upaya mendekatkan pelayanan pemerintah kepada warga, khususnya mereka yang masuk dalam kelompok rentan.

Kehadiran petugas kabupaten bersama unsur kecamatan diharapkan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, sehingga proses penyaluran bantuan dapat berjalan tertib dan sesuai data penerima manfaat.

Bagi Kecamatan Rambipuji, perhatian terhadap lansia dan penyandang disabilitas juga membutuhkan kerja sama lintas sektor. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi terkait perlu saling berkoordinasi agar kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat terpantau dengan baik.

Prima mengapresiasi langkah Dinsos yang hadir langsung dalam pendistribusian tersebut. Pendekatan seperti ini diharapkan membantu memastikan bahwa pelayanan sosial tidak hanya berjalan melalui administrasi, tetapi juga memperhatikan keadaan nyata masyarakat.

## Bukan Sekadar Sembako, Kepedulian Harus Berkelanjutan

Penyaluran 20 paket sembako di Kecamatan Rambipuji memperlihatkan pentingnya kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan sosial dan ekonomi.

Bagi sebagian keluarga, beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya merupakan pengeluaran yang harus diperhitungkan dengan cermat. Tambahan bantuan sandang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan penerima manfaat, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan untuk memperoleh kebutuhan secara mandiri.

Namun, kepedulian kepada lansia dan penyandang disabilitas tidak seharusnya berhenti pada pembagian paket bantuan. Pemutakhiran data, pendampingan sosial, akses pelayanan kesehatan, dan koordinasi pemerintah hingga tingkat desa juga menjadi bagian penting dalam membangun perlindungan sosial yang berkelanjutan.

Pemerintah perlu memastikan bahwa warga yang benar-benar membutuhkan tetap terpantau, terutama mereka yang hidup sendiri, mengalami keterbatasan fisik, atau tidak memiliki dukungan keluarga yang memadai.

Di sisi lain, masyarakat juga dapat berperan dengan memberikan informasi kepada pemerintah desa apabila terdapat warga rentan yang belum terdata atau membutuhkan perhatian lebih lanjut.

Dengan kerja sama tersebut, program bantuan sosial diharapkan dapat menjangkau warga secara lebih tepat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Penyaluran bantuan di tujuh desa Kecamatan Rambipuji pada Selasa (13/10/2026) menjadi salah satu langkah untuk menghadirkan perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebab, ukuran kepedulian bukan hanya berapa banyak bantuan yang disalurkan, tetapi juga seberapa tepat bantuan itu diterima oleh mereka yang membutuhkan. Pendataan yang akurat, pelayanan yang responsif, serta pendampingan yang berkelanjutan menjadi kunci agar tidak ada warga rentan yang luput dari perhatian.

Program Lansia Berkelanjutan diharapkan terus diperkuat agar lansia dan penyandang disabilitas di Kabupaten Jember memperoleh perhatian yang layak, akses pelayanan sosial yang memadai, serta kesempatan menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermartabat.( sai)

Galeri Foto