Jelang Peninjauan Dinkes Jatim, SBH Bangsalsari Perkuat Kesiapan Kelembagaan dan Administrasi
- 16 Agustus 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Jelang Peninjauan Dinkes Jatim, SBH Bangsalsari Perkuat Kesiapan Kelembagaan dan Administrasi
JEMBER, 16 AGUSTUS 2026 – Menjelang peninjauan program oleh tim Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Pangkalan Saka Bakti Husada (SBH) Kecamatan Bangsalsari memperkuat kesiapan kelembagaan dan administrasi. Persiapan tersebut dilakukan melalui kegiatan pendampingan dan pembinaan SBH di Pangkalan SBH Kecamatan Bangsalsari, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Pendampingan diarahkan untuk memastikan berbagai unsur pengelolaan SBH berjalan secara tertib dan terarah. Peninjauan mencakup kelembagaan dan kepengurusan, keanggotaan, administrasi, program kerja, pelaksanaan kegiatan, pembinaan krida, dokumentasi, sarana prasarana, inovasi, hingga keterlibatan anggota SBH dalam kegiatan kesehatan masyarakat.
Pengurus Saka Bakti Husada Kwarcab Jember sekaligus Tim Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Kak Dian Maya Puspita, S.KM., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi peninjauan program oleh tim Dinkes Provinsi Jawa Timur.
“Persiapan peninjauan program oleh tim Dinkes Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu bagian dari kegiatan ini. Karena itu, kami melihat berbagai unsur yang menjadi bagian dari pengelolaan SBH, mulai dari kelembagaan, administrasi, program kerja, dokumentasi, hingga pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah kelengkapan administrasi pangkalan. Verifikasi dilakukan terhadap buku induk anggota, daftar pembina, struktur organisasi, program kerja, agenda kegiatan, daftar hadir, notulen, buku inventaris, administrasi keuangan, dokumentasi, serta laporan kegiatan.
Dalam pendampingan tersebut, tim juga memberikan sejumlah arahan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan SBH. Arahan mencakup penertiban administrasi, penyusunan program kerja yang terukur, pencatatan dan dokumentasi setiap kegiatan, peningkatan kapasitas anggota dan pembina, serta penguatan koordinasi dengan Puskesmas, sekolah, pemerintah desa/kelurahan, dan unsur terkait lainnya.
Arahan tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan SBH yang lebih terencana dan berkelanjutan. Pencatatan dan dokumentasi setiap kegiatan juga menjadi bagian penting untuk merekam pelaksanaan program sekaligus menjadi bahan evaluasi.
Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan pembina dan anggota SBH mengenai kendala yang dihadapi serta potensi pengembangan kegiatan ke depan. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan SBH di tingkat pangkalan.
Melalui kesiapan kelembagaan, administrasi, program kerja, dan dokumentasi yang semakin baik, Pangkalan SBH Kecamatan Bangsalsari diharapkan mampu mengikuti peninjauan program Dinkes Provinsi Jawa Timur secara optimal. Pembinaan secara berkelanjutan juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan prestasi SBH Kabupaten Jember serta mendukung kesiapan pangkalan dalam mengikuti berbagai kegiatan dan lomba Saka Bakti Husada. (ken)