Diklat Manajemen Organisasi, Bekali FAD Harjomulyo Jadi Agen Perlindungan Anak
- 13 Juli 2026
- Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
Diklat Manajemen Organisasi, Bekali FAD Harjomulyo Jadi Agen Perlindungan Anak
JEMBER, 13 JULI 2026 – Pemerintah Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo, terus memperkuat upaya mewujudkan Desa Layak Anak melalui peningkatan kapasitas generasi muda. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan dengan menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Organisasi bagi Forum Anak Desa (FAD) Harjomulyo di Balai Desa Harjomulyo, Minggu 12 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa dalam membangun organisasi Forum Anak yang lebih kuat, terstruktur, dan mampu menjalankan perannya sebagai pelopor sekaligus pelapor dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak di tingkat desa.
Ketua Gugus Tugas Desa Layak Anak Harjomulyo, Abdul Rasyid, M.Pd., menegaskan bahwa Forum Anak memiliki posisi strategis sebagai ruang partisipasi anak dalam pembangunan desa. Karena itu, pengurus FAD perlu dibekali kemampuan organisasi agar mampu menyampaikan aspirasi sekaligus menghadirkan program yang bermanfaat bagi anak-anak.
"Forum Anak bukan sekadar papan nama, melainkan wadah bagi anak-anak untuk belajar berorganisasi, mengasah kepekaan sosial, dan ikut merumuskan masa depan Desa Harjomulyo yang ramah anak," ujarnya.
Pembina Forum Anak Desa Harjomulyo, Alvian Roni, mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai momentum meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, tata kelola organisasi yang baik akan melahirkan program-program kreatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jember. Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, Sugeng Riyadi, S.E., mengapresiasi keseriusan Desa Harjomulyo dalam memperkuat kelembagaan Forum Anak.
Ia menilai penguatan organisasi Forum Anak di tingkat desa merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak.
"Kami sangat mendukung inisiatif ini. Dengan membekali anak-anak kemampuan manajemen organisasi, mereka tidak hanya berkumpul, tetapi memiliki struktur dan visi yang jelas untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam melindungi hak-hak anak di tingkat akar rumput," kata Sugeng.
Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur. Perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Silo menyampaikan materi mengenai penguatan ketahanan keluarga, pencegahan perkawinan anak, serta perlindungan anak dari perspektif agama dan hukum. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi remaja dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang.
Sementara itu, pengurus Forum Anak Jember (FAJ) berbagi pengalaman mengenai tata kelola organisasi, teknik advokasi, hingga penyusunan rencana aksi yang aplikatif di tingkat desa. Pendekatan antarteman sebaya atau peer-to-peer dinilai efektif membangun semangat kolaborasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri para pengurus Forum Anak.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mengikuti diskusi, simulasi, dan penyusunan program kerja secara aktif. Antusiasme tersebut menunjukkan semakin besarnya kesadaran anak-anak untuk terlibat dalam pembangunan desa yang berpihak pada kepentingan mereka.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Desa Harjomulyo berharap Forum Anak Desa semakin solid, mandiri, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mendorong terpenuhinya hak-hak anak.
Penguatan kapasitas organisasi tersebut sekaligus menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi muda yang aktif, peduli, dan berdaya saing, sekaligus mempercepat terwujudnya Desa Harjomulyo sebagai desa yang aman, inklusif, dan ramah bagi tumbuh kembang anak. (ysf)