Dilantik Jadi Kasi, Rini Diminta Bangun Budaya Pelayanan Ramah di Desa Cakru
- 12 Agustus 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Dilantik Jadi Kasi, Rini Diminta Bangun Budaya Pelayanan Ramah di Desa Cakru
JEMBER, 12 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa untuk posisi Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan, Selasa 11 Agustus 2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Perangkat desa yang baru dilantik, Rini, diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, jajaran pemerintah menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam pelayanan desa. Citra pelayanan yang terkesan kaku atau kurang ramah harus diubah melalui budaya pelayanan yang sederhana namun bermakna, yakni sapa, salam, dan senyum.
Perangkat desa juga diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi menjadi ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan berbagai program Pemerintah Kabupaten Jember kepada masyarakat.
Camat Kencong Ronny Arvianto mengatakan, perangkat desa memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.
" Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan pemerintah. Karena itu, masyarakat harus dilayani dengan baik, ramah, cepat, dan humanis. Budaya sapa, salam, dan senyum harus benar-benar diterapkan dalam setiap pelayanan,” ujar Ronny.
Menurutnya, perangkat desa juga memiliki peran penting sebagai penyambung informasi antara pemerintah dengan masyarakat. Berbagai program pemerintah harus dapat disampaikan secara jelas agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
Ronny berharap Kasi Pelayanan yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawabnya serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah.
“Kami berharap Mbak Rini dapat menjaga amanah, kesehatan dan semangat dalam melayani masyarakat Desa Cakru. Jadikan jabatan ini sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar pekerjaan,” tegasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghadirkan pelayanan pemerintahan desa yang semakin profesional, terbuka, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (gfr)