Dinas Sosial Melakukan Distribusi Bantuan Sosial bagi Korban Bencana Kebakaran
- 27 Mei 2025
- Dibaca 1334 Kali
Bagikan Via:
Dinas Sosial Melakukan Distribusi Bantuan Sosial bagi Korban Bencana Kebakaran
Jember, 7 Mei 2025 Pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Jember bersama unsur terkait menyalurkan bantuan sosial kepada korban kebakaran yang terjadi di Dusun Sumberjati RT 01 / RW 01, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa. Kegiatan distribusi bantuan dilaksanakan pada Rabu, 7 Mei 2025, sekitar pukul 13.30 WIB.
Bantuan disalurkan kepada keluarga Ibu Yeyen Susilawati, pemilik rumah yang mengalami musibah kebakaran pada Selasa, 6 Mei 2025, sekitar pukul 08.30 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah tengah tidak berada di tempat. Kebakaran pertama kali diketahui oleh tetangga dan segera disampaikan ke warga sekitar. Warga sempat berusaha memadamkan api secara gotong royong, namun karena kobaran api cukup besar, seluruh rumah dan isinya hangus terbakar.
Dari keterangan korban, kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian saat meninggalkan rumah dalam keadaan kompor gas masih menyala. Hal ini memicu ledakan tabung elpiji yang kemudian menyulut kebakaran hebat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 14 juta. Rinciannya mencakup kerusakan rumah dan perabotan senilai Rp 7,5 juta, satu unit sepeda motor sebesar Rp 1,5 juta, serta uang tunai/tabungan sebesar Rp 5 juta.
Dampak dari kebakaran tersebut adalah kerusakan rumah dalam kategori rusak berat, dengan satu Kepala Keluarga (KK) terdampak yang terdiri dari 4 jiwa. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami cukup berat secara ekonomi.
Sebagai bentuk tanggap darurat, bantuan sosial disalurkan oleh Tim Tagana Dinas Sosial Kabupaten Jember dengan dukungan dari POLSEK Arjasa, TKSK Arjasa, serta Pemerintah Desa Candijati. Bantuan yang diberikan meliputi 2 Paket Sembako, 2 Paket Sandang Dewasa, 2 Selimut, 5 Paket Makanan Anak, Peralatan Dapur, 1 Kasur Lipat, 1 Paket Family Kit.
Kegiatan distribusi berlangsung di bawah tenda darurat di lokasi kejadian, disaksikan oleh unsur aparat desa, kepolisian, serta relawan sosial. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban korban dan menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam situasi darurat.