Disparbud Kaji Wisata Desa Dukuhdempok Masuk Rute Bus Cinta
- 30 Juni 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Disparbud Kaji Wisata Desa Dukuhdempok Masuk Rute Bus Cinta
JEMBER, 30 JUNI 2026 – Kawasan wisata Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, berpeluang menjadi salah satu destinasi dalam rute Bus Cinta, program transportasi wisata gratis yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Jember. Potensi tersebut mengemuka dalam peninjauan dan pembahasan yang dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember bersama pemerintah kecamatan serta pengelola wisata di Gumuk Watu, Desa Dukuhdempok, Kamis (25/6) pukul 11.00 WIB.
Pertemuan tersebut dihadiri Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Kabupaten Jember Yunita beserta jajaran, Camat Wuluhan Hanifah, dan Agung pengelola siDempok (Sinau Dolan Bersama Dukuhdempok). Pembahasan difokuskan pada pemetaan potensi destinasi, kesiapan kawasan wisata, serta aksesibilitas sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan rute Bus Cinta.
Bus Cinta merupakan program Pemerintah Kabupaten Jember yang menyediakan layanan transportasi wisata tanpa dipungut biaya. Masyarakat maupun wisatawan dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mengunjungi berbagai objek wisata di Jember, sedangkan biaya yang ditanggung pengunjung hanya berupa tiket masuk apabila destinasi menerapkan retribusi.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Kabupaten Jember, Yunita, mengatakan penentuan rute Bus Cinta dilakukan melalui proses kajian terhadap sejumlah aspek, mulai dari daya tarik wisata, kemudahan akses, kesiapan pengelolaan, hingga manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
"Dukuhdempok memiliki potensi yang cukup lengkap karena tidak hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga wisata edukasi dan ekonomi kreatif. Potensi tersebut menjadi salah satu bahan kajian kami dalam menentukan rute Bus Cinta agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya.
Menurut Yunita, Bus Cinta diharapkan dapat memperluas jangkauan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Kabupaten Jember. Selama ini, sejumlah objek wisata yang banyak dikunjungi antara lain Pantai Papuma, Pantai Watu Ulo, Kebun Teh Gunung Gambir, Wisata Pinus Sidomulyo, dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Kehadiran destinasi baru diharapkan dapat memperkaya pilihan wisata sekaligus mendorong pemerataan kunjungan.
Camat Wuluhan, Hanifah, menilai pengembangan rute Bus Cinta menjadi peluang untuk mengenalkan potensi wisata yang dimiliki wilayahnya. Menurutnya, Dukuhdempok memiliki karakter wisata yang saling melengkapi sehingga dapat memberikan pengalaman yang beragam bagi pengunjung.
"Kami mendukung upaya Disparbud dalam memetakan potensi wisata di Wuluhan. Apabila Dukuhdempok nantinya ditetapkan sebagai salah satu tujuan Bus Cinta, kami berharap kunjungan wisatawan dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, kelompok sadar wisata, serta masyarakat yang terlibat dalam pengembangan destinasi," katanya.
Sementara itu, pengelola siDempok, Agung, menjelaskan bahwa kawasan Dukuhdempok tidak hanya memiliki Gumuk Watu sebagai daya tarik utama. Di kawasan tersebut juga terdapat kebun tebu organik sebagai wisata edukasi, sentra pembuatan batik, serta Astari Garden Cafe yang menjadi fasilitas pendukung bagi wisatawan.
"Konsep yang kami kembangkan adalah wisata terpadu. Dalam satu kawasan, pengunjung dapat menikmati panorama alam, mengenal proses budidaya tebu organik, melihat kegiatan membatik, serta memanfaatkan fasilitas pendukung yang tersedia. Potensi inilah yang kami harapkan dapat menjadi nilai tambah apabila Dukuhdempok masuk dalam rute Bus Cinta," jelasnya.
Hasil peninjauan tersebut akan menjadi bahan evaluasi Disparbud Kabupaten Jember sebelum menetapkan destinasi yang masuk dalam rute Bus Cinta. Program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap destinasi wisata sekaligus mendorong pemerataan kunjungan wisata dan pertumbuhan ekonomi berbasis pariwisata di berbagai wilayah Kabupaten Jember. (riz)