logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Ditinggal Sebentar, Api Tungku Membesar! Dapur Rumah Lansia di Jelbuk Jember Terbakar

  • 09 September 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
ditinggal-sebentar-api-tungku-membesar-dapur-rumah-lansia-di-jelbuk-jember-terbakar-20260909

Ditinggal Sebentar, Api Tungku Membesar! Dapur Rumah Lansia di Jelbuk Jember Terbakar

JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Bunati atau Sati, perempuan berusia 70 tahun, di Dusun Tenap, RT 02/RW 16, Desa Sucopangepok, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Rabu 09 September 2026. Api diduga berasal dari tungku tradisional yang tiba-tiba membesar saat ditinggal pemilik rumah untuk sementara waktu.

Peristiwa tersebut dilaporkan kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Jember sekitar pukul 08.00 WIB. Berdasarkan informasi yang diterima, api bermula dari tungku tradisional di bagian dapur. Saat pemilik rumah meninggalkan tungku sebentar, api tiba-tiba membesar dan kemudian menjalar ke bagian dinding dapur yang berbahan bambu.

Kondisi tersebut menyebabkan bagian dapur mengalami kerusakan, termasuk pada dinding dan atap rumah. Sejumlah perabotan dapur juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut. Rumah yang terdampak memiliki ukuran sekitar 5 meter x 3 meter dan dikategorikan mengalami kerusakan ringan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Api juga telah berhasil dipadamkan sehingga tidak lagi menimbulkan ancaman kebakaran lanjutan.

BPBD Kabupaten Jember kemudian bergerak melakukan assessment sekaligus penanganan pascakebakaran. Tim berangkat menuju lokasi sekitar pukul 13.15 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 14.20 WIB. Petugas selanjutnya berkoordinasi dengan perangkat desa, melakukan pendataan kondisi rumah serta memberikan bantuan logistik kepada korban.

Bantuan yang disalurkan meliputi satu paket sembako, satu paket kebersihan, paket family kit, tambahan gizi, sandang pria/wanita, selimut, lauk-pauk, makanan siap saji, serta dua buah terpal untuk membantu kebutuhan sementara korban.

Selain penyaluran bantuan, Tim Jitupasna BPBD Jember juga melakukan penghitungan kerugian akibat kejadian tersebut. Sementara itu, warga bersama unsur terkait melakukan kerja bakti membersihkan material dan sisa-sisa dampak kebakaran di sekitar rumah.

Menurut Risky Rena Anggia Sari, S.Si, staf Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jember, penanganan dilakukan dengan memastikan kondisi korban dan rumah terdampak terlebih dahulu, kemudian memberikan bantuan logistik sesuai kebutuhan pascakejadian.

“Setelah kejadian, kami melakukan assessment untuk mengetahui kondisi rumah dan kebutuhan korban. Bantuan logistik juga langsung diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sementara setelah rumah terdampak kebakaran,” ujar Risky.

Hingga assessment dilakukan, kondisi di lokasi dilaporkan aman, terkendali, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya api yang masih menyala, sementara proses pembersihan material rumah dilakukan secara gotong royong oleh warga.

BPBD Jember selanjutnya merekomendasikan agar penanganan pascakejadian diteruskan kepada dinas terkait. Langkah tersebut diperlukan untuk mendukung pemulihan kondisi rumah dan korban setelah mengalami dampak kebakaran.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat menggunakan tungku tradisional. Api yang ditinggalkan tanpa pengawasan, meski hanya sesaat, dapat membesar dan memicu kebakaran, terlebih ketika berada di dekat material yang mudah terbakar seperti bambu. (bob)

Galeri Foto