logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Puger

Donor Darah: Wujud Bakti Sosial Nyata, Berbagi Hidup Bagi Sesama yang Membutuhkan

  • 14 September 2026
  • Dibaca 84 Kali
Bagikan Via:
donor-darah-wujud-bakti-sosial-nyata-berbagi-hidup-bagi-sesama-yang-membutuhkan-20260914

Donor Darah: Wujud Bakti Sosial Nyata, Berbagi Hidup Bagi Sesama yang Membutuhkan

Kegiatan donor darah yang digelar di Pendopo Kecamatan Puger, Senin 14 September 2026 menjadi bukti nyata kebersamaan dan kepedulian tinggi antarwarga. Kegiatan ini dijalankan sebagai bentuk bakti sosial sederhana namun sangat berharga, menyalurkan setetes darah demi menyelamatkan nyawa sesama yang sedang membutuhkan bantuan.

Berbagai elemen masyarakat mulai dari pegawai kecamatan, perangkat desa, Satgas Marinir TNI AL, tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga biasa datang dengan sukarela. Tanpa pamrih, mereka mendaftar dan ikut berpartisipasi, menyadari bahwa darah yang disumbangkan akan menjadi harapan bagi pasien yang sedang sakit berat, pasca operasi, korban kecelakaan, maupun ibu bersalin yang membutuhkan bantuan segera.

“Berbagi darah adalah cara paling tulus berbakti kepada sesama. Tidak butuh harta banyak, cukup niat baik dan tubuh sehat saja sudah bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Camat Puger Asrah Joyo Widono dalam pesannya.

Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan tenaga kesehatan setempat, sehingga seluruh proses berjalan aman, bersih, serta terjamin kesehatannya bagi pendonor maupun penerima. Beliau juga mengingatkan bahwa stok darah yang cukup dan teratur sangat dibutuhkan setiap saat, bukan hanya saat keadaan darurat saja.

“Jangan ragu untuk ikut donor darah, mendonor darah justru baik bagi tubuh, sekaligus menjadi amal yang tak ternilai harganya. Semoga semakin banyak warga yang tergerak: satu kali donor, satu nyawa terselamatkan.”

Pemerintah Kecamatan Puger akan terus mendukung kegiatan sosial kemanusiaan seperti ini. Semangat saling bantu dan berbagi sesama warga harus terus dijaga dan dikembangkan, karena kebaikan kecil yang dilakukan bersama-sama akan membawa dampak besar bagi kemanusiaan dan keharmonisan lingkungan. Jelasnya.

Sementara Supri Nurhadi salah satu pendonor menyampaikan, mendonorkan darah itu tidak berat, tidak butuh banyak harta, cukup kesehatan dan niat tulus. Yang kita berikan sedikit, tapi bagi orang yang menunggu di rumah sakit, itu bisa berarti nyawa yang terselamatkan, harapan yang tumbuh kembali bagi keluarga mereka.

“Setetes darah yang mengalir keluar dari tubuh kita, kelak akan mengalir kembali sebagai kehidupan bagi orang lain. Inilah cara paling sederhana menjadi berguna, menjadi pahlawan tanpa jubah bagi sesama warga Puger maupun siapa saja yang membutuhkan. Ungkapnya(sar)

Galeri Foto