logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

DPUPR Jember Bersihkan Drainase di Jalan Koptu Berlian, Antisipasi Genangan dan Luapan Air Saat Hujan

  • 25 Juni 2026
  • Dibaca 56 Kali
Bagikan Via:
dpupr-jember-bersihkan-drainase-di-jalan-koptu-berlian-antisipasi-genangan-dan-luapan-air-saat-hujan-20260628

DPUPR Jember Bersihkan Drainase di Jalan Koptu Berlian, Antisipasi Genangan dan Luapan Air Saat Hujan

JEMBER, 25 JUNI 2026 - Dalam upaya menjaga fungsi saluran drainase serta mengantisipasi terjadinya genangan dan luapan air saat musim hujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) melaksanakan kegiatan pembersihan drainase di sepanjang Jalan Koptu Berlian, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari hasil pemantauan lapangan yang menunjukkan adanya penumpukan sedimen di dalam saluran drainase. Sedimen yang terdiri dari lumpur, pasir, sampah plastik, serta material lainnya telah mengurangi kapasitas saluran dalam menampung dan mengalirkan debit air hujan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan air meluap ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan.

Sejak pagi hari, Tim URC DPUPR Kabupaten Jember diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengerukan dan pengangkatan sedimen yang mengendap di dasar saluran. Dengan menggunakan peralatan kerja lapangan, petugas membersihkan saluran secara bertahap agar aliran air kembali lancar dan berfungsi optimal.

Pembersihan drainase ini menjadi salah satu langkah preventif yang rutin dilakukan DPUPR Kabupaten Jember dalam menjaga infrastruktur perkotaan. Selain memperlancar aliran air, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk meminimalisir risiko genangan yang sering muncul ketika intensitas hujan tinggi.

Koordinator Wilayah (Korwil) Kota DPUPR Kabupaten Jember, Sariyanto, menyampaikan bahwa kondisi drainase di Jalan Koptu Berlian memang memerlukan penanganan segera karena endapan sedimen yang cukup tebal telah menghambat aliran air.

“Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kami menemukan adanya penumpukan sedimen yang cukup signifikan di saluran drainase Jalan Koptu Berlian. Jika kondisi ini dibiarkan, kapasitas saluran akan terus berkurang dan berpotensi menyebabkan luapan air ke jalan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, Tim URC kami terjunkan untuk melakukan pembersihan dan normalisasi saluran agar fungsi drainase dapat kembali optimal,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa keberadaan drainase yang bersih dan berfungsi baik memiliki peran penting dalam sistem pengendalian air di kawasan perkotaan. Karena itu, pemeliharaan secara berkala menjadi salah satu prioritas DPUPR dalam menjaga kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

“Drainase merupakan bagian penting dari infrastruktur jalan. Ketika saluran tersumbat oleh sedimen maupun sampah, maka aliran air akan terhambat dan berpotensi menimbulkan genangan. Melalui kegiatan pemeliharaan seperti ini, kami berupaya memastikan air dapat mengalir dengan lancar sehingga risiko banjir lokal maupun genangan di jalan dapat diminimalisir,” lanjutnya.

Selain melakukan pembersihan sedimen, petugas juga mengangkat sampah yang ditemukan di dalam saluran. Sampah plastik dan berbagai jenis limbah rumah tangga masih menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya drainase di kawasan perkotaan. Oleh sebab itu, DPUPR juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. (yan)

Galeri Foto