DPUPR Jember Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat Wadul Guse, Ini Penyebab Banjir di Jalan Kaliurang
- 15 Mei 2026
- Dibaca 405 Kali
Bagikan Via:
DPUPR Jember Gerak Cepat Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat Wadul Guse, Ini Penyebab Banjir di Jalan Kaliurang
JEMBER, 15 MEI 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait sering terjadinya genangan hingga banjir di kawasan Jalan Kaliurang, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Aduan tersebut disampaikan warga melalui kanal pengaduan Wadul Guse dan langsung direspons oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) DPUPR Jember dengan melakukan pembersihan saluran drainase di lokasi terdampak.
Kegiatan pembersihan drainase dilakukan untuk mengatasi penyumbatan saluran air yang selama ini menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Dalam proses pengerjaan, petugas URC menemukan banyak sedimentasi berupa tumpukan pasir dan endapan tanah yang memenuhi saluran drainase.
Material tersebut diketahui terbawa arus air hujan sehingga menyebabkan kondisi got menjadi dangkal dan aliran air tidak dapat berjalan maksimal. Akibatnya, air mudah meluap ke badan jalan dan memicu banjir di sejumlah titik di Jalan Kaliurang.
Selain sedimentasi, petugas juga menemukan sampah dan material lain yang menghambat aliran air. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar fungsi drainase kembali optimal dan mampu menampung debit air saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Salah seorang warga sekitar Jalan Kaliurang, Yayan, mengungkapkan bahwa banjir di kawasan tersebut mulai sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, kondisi lingkungan di sekitar kawasan mengalami banyak perubahan yang diduga turut memengaruhi meningkatnya genangan air.
“Dulu sebenarnya di sini tidak pernah banjir sebelum banyak perumahan berdiri. Selain itu, beberapa gumuk atau bukit juga banyak yang ditambang atau dibego. Sekarang kalau hujannya deras, daerah sini pasti banjir. Bahkan yang dekat Universitas Terbuka itu juga sering banjir,” ujarnya.
Menurut warga, pembangunan kawasan permukiman serta berkurangnya area resapan air akibat penambangan gumuk membuat air hujan lebih cepat mengalir ke jalan dan saluran drainase. Kondisi tersebut diperparah dengan sedimentasi yang menumpuk di dalam got sehingga kapasitas drainase menjadi berkurang.
Warga pun mengapresiasi langkah cepat DPUPR Jember yang langsung menerjunkan Tim URC ke lokasi setelah menerima laporan melalui Wadul Guse. Respons cepat tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam mengurangi risiko banjir dan genangan yang selama ini mengganggu aktivitas warga maupun pengguna jalan.
DPUPR Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan infrastruktur dan persoalan drainase di wilayah perkotaan. Melalui kanal Wadul Guse, masyarakat diharapkan dapat lebih aktif menyampaikan aduan sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Dengan dilaksanakannya pembersihan drainase di Jalan Kaliurang ini, diharapkan aliran air kembali lancar dan potensi banjir saat hujan deras dapat diminimalisasi. DPUPR Jember juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran drainase dengan tidak membuang sampah sembarangan agar fungsi saluran tetap berjalan optimal.