Dua Bulan Dilanda Kekeringan, 50 KK di Curahnongko Terima Bantuan 5.000 Liter Air Bersih
- 04 November 2026
- Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
Dua Bulan Dilanda Kekeringan, 50 KK di Curahnongko Terima Bantuan 5.000 Liter Air Bersih
JEMBER – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kekeringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama PLN Jember melaksanakan kegiatan distribusi atau dropping air bersih di RT 01 RW 12, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Rabu 04 November 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Tempurejo bersama staf, Kepala Desa Curahnongko, serta Manager PLN Jember. Bantuan air bersih ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.
Berdasarkan informasi di lapangan, terdapat sekitar 50 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi ini telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan, sehingga warga harus berupaya mencari sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah seorang warga, Sumini, menceritakan bahwa untuk memenuhi kebutuhan memasak, minum, mencuci, hingga mandi, dirinya bersama warga lainnya harus mengambil air dari lereng gunung yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari permukiman.
Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih setiap harinya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Tempurejo Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, S.H., M.M. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPBD Kabupaten Jember serta PLN Jember atas bantuan dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Desa Curahnongko.
"Pada kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama PLN Jember menyalurkan bantuan sebanyak 5.000 liter air bersih untuk masyarakat terdampak kekeringan dengan sasaran sekitar 50 kepala keluarga (KK) di RT 01 RW 12 Desa Curahnongko. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, mengingat selama kurang lebih dua bulan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari." Ujarnya.
Ia berharap bantuan distribusi air bersih ini dapat sedikit meringankan beban warga yang selama ini mengalami kesulitan air. Selain itu, Camat Tempurejo juga menyampaikan bahwa ke depan akan diupayakan pengusulan pembangunan jaringan pipa air dari sumber mata air di lereng gunung menuju rumah-rumah warga.
Dengan adanya jaringan pipa tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah dan berkelanjutan tanpa harus menempuh jarak jauh untuk mengambil air.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, PLN, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, diharapkan penanganan dampak kekeringan dapat terus dilakukan secara bertahap, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. (MHR)