logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Evaluasi "Asik" Jadi Fokus Penguatan Pencatatan Imunisasi di Jember

  • 02 September 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
evaluasi-asik-jadi-fokus-penguatan-pencatatan-imunisasi-di-jember-20260903

Evaluasi "Asik" Jadi Fokus Penguatan Pencatatan Imunisasi di Jember

JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 โ€“ Upaya meningkatkan kualitas pencatatan pelayanan imunisasi menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan supervisi dan evaluasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung di Puskesmas Wuluhan pada Selasa, 01 September 2026, tersebut turut melibatkan lima puskesmas, yakni Ambulu, Lojejer, Wuluhan, Sabrang, dan Andongsari.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam evaluasi adalah input data melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku (Asik) yang masih perlu ditingkatkan. Pencatatan yang lengkap dan tepat waktu dinilai penting untuk memberikan gambaran kondisi pelayanan imunisasi di lapangan sekaligus mendukung petugas dalam menentukan tindak lanjut.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari supervisi suportif yang dilakukan untuk melihat pelaksanaan program imunisasi sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Selain dilakukan di Puskesmas Wuluhan, supervisi juga menyasar Posyandu Dukuhdempok untuk melihat pelaksanaan pelayanan imunisasi di tingkat masyarakat.

Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, S.Kep., Ners., M.Kes., mengatakan peningkatan input ASIK diperlukan agar data pelayanan imunisasi dapat dimanfaatkan secara optimal.

โ€œPencatatan melalui Asik sangat membantu kita dalam memantau pelayanan imunisasi. Dengan data yang lengkap, kita dapat melihat anak-anak yang sudah mendapatkan imunisasi maupun yang belum, sehingga bisa dilakukan penelusuran dan tindak lanjut. Karena itu, peningkatan input Asik menjadi salah satu hal yang perlu kita perkuat bersama,โ€ ujar Syahroni.

Menurut Syahroni, data yang tercatat tidak hanya menjadi bagian dari administrasi pelayanan, tetapi juga dapat mendukung pemantauan cakupan imunisasi di setiap wilayah. Dengan pencatatan yang semakin baik, petugas dapat memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai kondisi imunisasi anak dan menentukan langkah yang diperlukan.

Penguatan pencatatan juga menjadi penting di tengah perhatian terhadap masih tingginya anak zero-dose di Jember. Data yang akurat dapat membantu petugas mengidentifikasi anak yang belum memperoleh imunisasi sehingga upaya penjangkauan dan pemberian layanan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Melalui evaluasi tersebut, puskesmas diharapkan dapat meningkatkan konsistensi input data Asik. Penguatan pencatatan di tingkat layanan kesehatan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan cakupan imunisasi, sehingga tidak ada anak yang terlewat dari perlindungan imunisasi. (ken)

Galeri Foto