logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Warga Tegalgede Dapat Edukasi Gizi hingga Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

  • 04 Agustus 2026
  • Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
warga-tegalgede-dapat-edukasi-gizi-hingga-kelola-sampah-bernilai-ekonomi-20260804

Warga Tegalgede Dapat Edukasi Gizi hingga Kelola Sampah Bernilai Ekonomi

JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 – Warga Kelurahan Tegalgede kembali memperoleh layanan kesehatan dasar yang mudah dijangkau melalui kegiatan Posyandu Catleya 68 di Jalan Mastrip II, Selasa, 04 Agustus 2026. Tidak hanya memberikan pemantauan tumbuh kembang balita dan pemeriksaan ibu hamil, kegiatan ini juga menghadirkan edukasi pengelolaan sampah plastik yang berpotensi menambah nilai ekonomi keluarga.

Pelayanan Posyandu Catleya 68 menjadi salah satu upaya nyata mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Para orang tua tidak hanya mendapatkan pemeriksaan rutin bagi anaknya, tetapi juga memperoleh penyuluhan mengenai gizi, kesehatan keluarga, serta langkah pencegahan stunting sejak dini.

Rangkaian pelayanan dimulai dari pendaftaran peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan dan lingkar kepala balita, pemantauan status gizi, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemberian vitamin, hingga penyuluhan kesehatan. Seluruh layanan didampingi kader Posyandu bersama tenaga kesehatan wilayah Tegalgede sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara menyeluruh dalam satu waktu.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST, MM, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Suliman, S.Sos, Bidan Wilayah Tegalgede Ike Sulistiyani, Amd.Keb, Perawat Pustu Tegalgede Arie Nuraini, kader Posyandu, ibu hamil, balita beserta orang tua, serta mahasiswa KKN Kolaboratif Tahun 2026.

Selain pelayanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Mahasiswa KKN Kolaboratif mengajak para ibu membiasakan memilah sampah plastik seperti botol minuman, gelas plastik, kemasan makanan, dan sampah anorganik lainnya yang masih memiliki nilai jual.

Melalui edukasi tersebut, warga didorong menyetorkan sampah yang telah dipilah ke bank sampah. Langkah sederhana itu dinilai mampu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga dari hasil penjualan sampah yang memiliki nilai ekonomis.

Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah mengatakan, Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang edukasi bagi masyarakat agar semakin mandiri menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, posyandu memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat karena orang tua dapat memantau tumbuh kembang anak secara rutin, ibu hamil memperoleh pemeriksaan yang berkesinambungan, sekaligus mendapatkan edukasi kesehatan yang dibutuhkan keluarga.

"Kami juga mendorong kolaborasi dengan mahasiswa KKN agar masyarakat memperoleh pengetahuan baru, termasuk pengelolaan sampah plastik yang dapat menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus memiliki nilai ekonomi. Harapannya, warga Tegalgede semakin sehat, lingkungan semakin terawat, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat," ujar Shierley.

Ia menambahkan, Pemerintah Kelurahan Tegalgede akan terus mendukung keberlangsungan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat kolaborasi bersama tenaga kesehatan, kader, dan berbagai elemen masyarakat.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para ibu aktif berkonsultasi mengenai kesehatan anak dan kehamilan, sementara edukasi pengelolaan sampah mendapat sambutan positif karena dinilai mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.

Sinergi antara pelayanan kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat Tegalgede yang lebih sehat, sadar gizi, peduli kebersihan, serta memiliki peluang meningkatkan pendapatan melalui pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi. (sar)

Galeri Foto