logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Silo

Gus Fawait Serap Aspirasi Mahasiswa Soal Pasar Tanjung, Bentuk Satgas Besok Langsung Bekerja

  • 23 September 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
gus-fawait-serap-aspirasi-mahasiswa-soal-pasar-tanjung-bentuk-satgas-besok-langsung-bekerja-20260925

Gus Fawait Serap Aspirasi Mahasiswa Soal Pasar Tanjung, Bentuk Satgas Besok Langsung Bekerja

JEMBER, 23 SEPTEMBER 2026 - Bupati Jember Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait turun langsung menemui massa aksi mahasiswa di depan Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Selasa, 22 September 2026.

Aksi tersebut digelar untuk menyoroti persoalan tata kelola Pasar Tanjung, penumpukan pedagang di badan jalan, serta disfungsi Jalan Samanhudi yang selama ini menjadi keluhan warga sekitar Kelurahan Jember Kidul.

Di tengah terik matahari, Gus Fawait yang mengenakan kemeja, peci hitam dan masker, berdiri di hadapan mahasiswa dan memilih berdialog secara terbuka. Ia mengapresiasi aksi kritis mahasiswa sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah.

Dalam pernyataannya, Gus Fawait menegaskan akan segera mengambil langkah konkret dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus penanganan Pasar Tanjung.

“Kami akan bikin satgas dan akan segera kita bentuk, besok akan segera melaksanakan tugasnya,” tegas Gus Fawait disambut sorakan mahasiswa.

Menurutnya, Satgas tersebut akan fokus pada penataan pedagang, pengembalian fungsi jalan, serta penertiban kawasan Pasar Tanjung agar lebih tertata, bersih, dan tidak merugikan warga maupun pedagang itu sendiri.

Tidak hanya membentuk satgas, Gus Fawait juga membuka pintu audiensi lanjutan bagi mahasiswa. Ia ingin mahasiswa ikut terlibat dalam mengawal dan mengevaluasi kinerja satgas tersebut agar bekerja secara transparan dan berkeadilan.

“Kemudian nanti adik-adik saya beri kesempatan untuk beraudiensi dengan saya supaya nanti juga bisa ikut mengevaluasi,” ujarnya.

Di akhir orasinya, Gus Fawait menyampaikan kedekatan emosionalnya dengan gerakan mahasiswa. Ia mengaku pernah berada di posisi yang sama dan bangga dengan keberanian mahasiswa Jember dalam menyuarakan kepentingan rakyat kecil.

“Saya pernah jadi mahasiswa dan saya bangga pada kalian semua. Hidup mahasiswa,” serunya lantang.

Sementara itu, Koordinator Aksi Mahasiswa, Faizin, dalam keterangannya seusai audiensi menyebut ada beberapa poin kesepakatan awal yang telah diterima oleh Pemerintah Kabupaten Jember.

Poin pertama terkait pembentukan satgas. Faizin menyebut usulan mahasiswa untuk membentuk satgas telah diterima dan akan difasilitasi langsung oleh Pemkab.

“Soal penandatanganan tadi. Pembentukan satgas kita sudah diterima dan ada inisiatif dari Pemkab untuk membentuk satgas,” kata Faizin.

Poin kedua yang menjadi perhatian adalah rekayasa lalu lintas di Jalan Samanhudi. Jalan yang selama ini menjadi titik semrawut akibat lapak pedagang dan arus kendaraan yang tidak teratur akan segera dilakukan uji coba perubahan arus.

“Dan yang kedua adalah soal rekayasa lalu lintas di Jalan Samanhudi. Ke depan akan dilakukan uji coba untuk dibalik arusnya menjadi selatan ke utara,” jelas Faizin.

Faizin berharap, penataan Pasar Tanjung tidak hanya dilakukan dengan cara memukul rata kebijakan, seperti pembatasan jam operasional pick up atau pelataran di semua ruas jalan. Menurutnya, Pemkab harus mempertimbangkan kondisi wilayah, karakteristik warga, dan dukungan lingkungan sekitar.

Warga selama ini mengeluh harus membersihkan bau pesing akibat oknum yang buang air sembarangan, serta kesulitan akses saat kondisi darurat karena jalan tertutup lapak pedagang.

Dengan komitmen pembentukan satgas yang akan mulai bekerja pada Rabu, 24 September 2026 dan rencana uji coba rekayasa lalu lintas, diharapkan persoalan Pasar Tanjung yang telah bertahun-tahun menjadi polemik dapat menemukan solusi berkeadilan bagi pedagang, pembeli, dan warga sekitar. (nov)