logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Gus Sapa Ramadhan: Bupati Jember Tebar Cinta dan Motivasi untuk 100 Anak Yatim di Ajung

  • 11 Maret 2026
  • Dibaca 197 Kali
Bagikan Via:
gus-sapa-ramadhan-bupati-jember-tebar-cinta-dan-motivasi-untuk-100-anak-yatim-di-ajung-20260311

Gus Sapa Ramadhan: Bupati Jember Tebar Cinta dan Motivasi untuk 100 Anak Yatim di Ajung

JEMBER, 10 Maret 2026 – Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, pada Selasa sore, 10 Maret 2026. Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., yang akrab disapa Gus Fawait, menggelar serangkaian acara bertajuk "Gus Sapa Ramadhan" yang bagian acaranya adalah "Berbagi Cinta Bersama Anak Yatim". Kegiatan yang berlangsung di pusat Kecamatan Ajung ini dihadiri oleh 100 anak yatim beserta para pendampingnya, menciptakan momen Ramadhan yang penuh kehangatan.

Kehadiran Bupati muda ini disambut antusias oleh anak-anak. Dalam sambutannya yang santai namun penuh motivasi, Gus Fawait tidak hanya memberikan bingkisan, tetapi juga menyempatkan diri berdialog dengan salah satu anak yatim bernama Vina, seorang siswi kelas 4 MI (Madrasah Ibtidaiyah) berusia 10 tahun yang bercita-cita menjadi dokter.

Momen dialog ini menjadi sorotan. Dengan sabar, Gus Fawait mengajak Vina berbicara di depan teman-temannya. "Saya dulu sebelum bisa pidato, selalu diajari untuk ngomong di depan adik-adik. Makanya, saya ketemu adik-adik pasti saya ajak ngomong di depan. Siapa tahu nanti jadi mubalig atau mubalighot, jadi pemimpin yang bisa ngomong. Kalau jadi bupati terus nggak bisa ngomong, terus ya apa?" ujar Gus Fawait diselingi canda yang membuat anak-anak tertawa riang.

Orang nomor satu di Jember ini kemudian memberikan wejangan khusus kepada Vina dan seluruh anak yang hadir. Ia menekankan pentingnya pendidikan dan ketekunan untuk meraih cita-cita. "Adik-adik, walaupun orang desa, bisa jadi dokter atau jadi apa pun. Pokoknya sekolah, ngaji, dan berdoa. Kalau nggak sekolah, nak mau nggak ngaji, ya tidak bisa jadi dokter," ungkapnya dengan nada tegas namun penuh kasih sayang.

Gus Fawait juga menyelipkan pesan spiritual dengan mengutip ayat Al-Qur'an. "Allah SWT membedakan antara orang yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui, termasuk soal derajatnya," tambahnya, mengingatkan bahwa ilmu adalah kunci utama kesuksesan. Ia mengibaratkan cita-cita bukan seperti sulapan yang bisa didapatkan secara instan. "Jadi adik-adik nggak bisa diam di rumah langsung jadi dokter. Bukan sulapan! Harus sekolah, harus mondok, harus kuliah, ya. Kalau Allah sudah berkehendak, siapapun menghalangi tetap jadi. Tapi syaratnya harus punya ilmu, harus sekolah."

Lebih lanjut, Bupati Fawait memotivasi anak-anak untuk tidak terjebak pada kenikmatan sesaat. Ia mengingatkan bahwa masa muda adalah waktu untuk belajar. "Kalau tidak sekolah, menyesalnya nanti. Kalau sekarang belum terasa enak, megang handphone, lihat TV, jalan-jalan ke barat ke timur enak. Tapi nanti menyesalnya kalau sudah tua. Kesengsaraan paling berat, kesengsaraan paling panjang adalah ketika kita tidak tahu apa-apa," pesannya yang langsung disambut anggukan dari para pendamping.

Kegiatan "Berbagi Cinta Bersama Anak Yatim" ini merupakan salah satu rangkaian dari program "Gus Sapa Ramadhan" yang diinisiasi Bupati Fawait. Rangkaian acara di Kecamatan Ajung dimulai sejak siang hari.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Bupati Muhammad Fawait berharap dapat menghadirkan keberkahan Ramadhan secara merata, mulai dari penguatan kesehatan, ketahanan pangan, hingga pembinaan moral dan spiritual bagi generasi penerus, khususnya anak-anak yatim di Kabupaten Jember. (rou)

Galeri Foto