Home Care Kecamatan Mumbulsari Jangkau Lima Sasaran di Desa Karangkedawung, Lansia hingga Balita Stunting Mendapat Pendampingan
- 10 Oktober 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Home Care Kecamatan Mumbulsari Jangkau Lima Sasaran di Desa Karangkedawung, Lansia hingga Balita Stunting Mendapat Pendampingan
MUMBULSARI, JEMBER – Pemerintah Kecamatan Mumbulsari bersama tim lintas sektor melaksanakan kegiatan Home Care di Desa Karangkedawung, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan dan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, mulai dari lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, hingga balita stunting.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Asisten Administrasi Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Camat Mumbulsari Wadaatul Mabruroh, S.P., Tim Home Care Puskesmas Mumbulsari, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Mumbulsari, serta kader kesehatan. Tim melakukan kunjungan langsung kepada lima sasaran untuk mengetahui kondisi kesehatan, melihat situasi tempat tinggal, serta memberikan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan kesehatan dasar, meliputi pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan gula darah bagi sasaran yang diperiksa. Selain itu, Dinas Sosial turut memberikan bantuan sandang berupa daster, baju koko, dan selimut sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Sasaran pertama adalah Mbah Wati, berusia 76 tahun, yang termasuk kategori lansia tunggal dan tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah sebesar 180/90 mmHg dan kadar gula darah 147 mg/dL. Dalam kunjungan tersebut, Mbah Wati menerima bantuan berupa daster dari Dinas Sosial. Kondisi tempat tinggal dan hasil pemeriksaan kesehatannya menjadi perhatian tim untuk tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Sasaran kedua, Ibu Nap, berusia 70 tahun, menjalani pemeriksaan dengan hasil tekanan darah 160/80 mmHg dan gula darah 165 mg/dL. Ia juga menerima bantuan daster. Sementara itu, Mbah Nidi, berusia 86 tahun, yang termasuk kategori lansia dengan sakit menahun, memperoleh hasil pemeriksaan tekanan darah 120/80 mmHg dan gula darah 129 mg/dL. Sebagai bentuk dukungan pemenuhan kebutuhan sandang, Mbah Nidi turut menerima bantuan daster.
Tim selanjutnya mengunjungi Bapak Ali, berusia 71 tahun, yang merupakan penyandang disabilitas intelektual. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 130/80 mmHg dan gula darah 147 mg/dL. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Ali menerima bantuan berupa baju koko dari Dinas Sosial.
Sasaran kelima adalah Davin, seorang balita yang masuk kategori stunting karena berat badannya belum memenuhi standar sesuai usia. Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian terhadap tumbuh kembang anak, sekaligus mendorong pendampingan berkelanjutan melalui koordinasi tenaga kesehatan, keluarga, dan pihak terkait. Davin menerima bantuan berupa selimut dari Dinas Sosial.
Camat Mumbulsari, Wadaatul Mabruroh, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan Home Care merupakan bentuk pelayanan yang mengutamakan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan dalam mengakses pelayanan kesehatan maupun sosial.
Menurutnya, kunjungan langsung memungkinkan tim mengetahui kondisi sasaran secara lebih dekat, sehingga kebutuhan masing-masing warga dapat diidentifikasi dan dikoordinasikan dengan pihak terkait. Penanganan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial, kelayakan tempat tinggal, dan kebutuhan dasar penerima manfaat.
“Melalui kegiatan Home Care ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus tetap mendapatkan pendampingan. Lansia, penyandang disabilitas, maupun balita yang mengalami masalah pertumbuhan memerlukan perhatian bersama agar kebutuhan kesehatan dan sosialnya dapat ditindaklanjuti secara tepat,” demikian tanggapan Camat Mumbulsari.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas, TKSK, kader kesehatan, serta perangkat daerah terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung kesinambungan pelayanan, termasuk pemantauan kondisi kesehatan, pendampingan kelompok rentan, dan tindak lanjut sesuai kebutuhan setiap sasaran.
Khusus bagi warga dengan hasil pemeriksaan tekanan darah tinggi, diperlukan pemantauan dan tindak lanjut oleh tenaga kesehatan. Sementara itu, pendampingan terhadap balita stunting perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pemantauan pertumbuhan, evaluasi asupan gizi, serta koordinasi dengan tenaga kesehatan sesuai kondisi anak.
Melalui kegiatan Home Care di Desa Karangkedawung ini, Pemerintah Kecamatan Mumbulsari bersama tim lintas sektor terus mendorong pelayanan kesehatan dan sosial yang lebih dekat, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Diharapkan, upaya tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas hidup kelompok rentan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan akses layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial bagi masyarakat Kabupaten Jember.(BTL)