logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Inovasi Ronda Malam RW 21 Gebang: Gelar Simulasi Penanganan Kejahatan Tanpa Main Hakim Sendiri

  • 02 September 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
inovasi-ronda-malam-rw-21-gebang-gelar-simulasi-penanganan-kejahatan-tanpa-main-hakim-sendiri-20260903

Inovasi Ronda Malam RW 21 Gebang: Gelar Simulasi Penanganan Kejahatan Tanpa Main Hakim Sendiri

JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 - Pemerintah Kelurahan Gebang bersama tiga pilar (Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat kelurahan) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Salah satu bentuk komitmen tersebut ditunjukkan melalui aksi simulasi penanganan tindak kejahatan yang digagas warga RT 21 Lingkungan Darwo Timur dalam rangka Lomba Poskamling tingkat kelurahan.

Lurah Gebang, Nanang Suwono, mengapresiasi keaktifan dan kreativitas masyarakat yang tidak hanya sekadar menjalankan ronda malam, tetapi juga mengedukasi warga tentang prosedur penanganan kejahatan yang sadar hukum.

“Kewaspadaan warga memang sangat diperlukan untuk mencegah kriminalitas. Namun, masyarakat tetap harus bertindak sesuai aturan dan tidak main hakim sendiri. Melalui edukasi interaktif seperti ini, warga diajarkan untuk sigap mengepung pelaku kejahatan sekaligus langsung menyerahkan penanganannya kepada aparat berwenang,” ujar Nanang saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 02 September 2026.

Simulasi yang diperagakan oleh warga bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa tersebut menggambarkan skenario penangkapan terduga pencuri saat ronda malam. Dalam adegan tersebut, aparat keamanan memperagakan langkah cepat meredam emosi massa serta memberikan contoh konkret penanganan pelaku kejahatan secara terukur dan sesuai hukum.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Lomba Poskamling Kelurahan Gebang yang diikuti oleh 34 RW. Penilaian melibatkan unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, pegawai kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), serta Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM).

Lomba Poskamling ini dirancang bukan sekadar kompetisi antarwilayah, melainkan sebagai sarana membangkitkan kembali budaya gotong royong, kepedulian lingkungan, serta kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan.

Ketua RW 21, Eksan, menambahkan bahwa keterlibatan aktif warga merupakan kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Pihaknya berharap semangat menjaga keamanan ini terus berlanjut secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya berhenti saat momentum lomba saja. (rus)

Galeri Foto