logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Kesejahteraan Rakyat

Insentif Ketua Kelompok Pengajian dan Marbot Masjid Ditunggu Warga, Kini Masuk Tahap Pembukaan Rekening

  • 09 Oktober 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
insentif-ketua-kelompok-pengajian-dan-marbot-masjid-ditunggu-warga-kini-masuk-tahap-pembukaan-rekening-20261010

Insentif Ketua Kelompok Pengajian dan Marbot Masjid Ditunggu Warga, Kini Masuk Tahap Pembukaan Rekening

JEMBER, 09 OKTOBER 2026 – Perkembangan honorarium bagi Ketua Kelompok Pengajian Muslimat dan tenaga kebersihan marbot masjid menjadi perhatian warga Desa Darsono, Kecamatan Arjasa. Warga menanyakan kelanjutan program tersebut saat mengikuti kegiatan Bunga Desaku Mini di Balai Desa Darsono, Kamis, 08 Oktober 2026, pukul 12.00 WIB.

Pertanyaan tersebut muncul di tengah penyampaian informasi mengenai berbagai program Pemerintah Kabupaten Jember. Dalam kegiatan itu, warga juga memperoleh penjelasan mengenai Universal Health Coverage (UHC) atau layanan pengobatan gratis, Homecare atau pelayanan kesehatan ke rumah, Beasiswa Cinta Bergema, serta sejumlah program lainnya.

Bagi warga, kepastian mengenai honorarium tersebut menjadi hal yang dinantikan karena berkaitan dengan para penerima yang menjalankan peran sosial dan keagamaan di lingkungan masing-masing. Warga juga membandingkan perkembangannya dengan honorarium guru ngaji yang telah lebih dahulu dicairkan.

Menanggapi pertanyaan tersebut, perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Saiful Ahmad, S.M., menjelaskan bahwa proses administrasi honorarium bagi Ketua Kelompok Pengajian Muslimat dan tenaga kebersihan marbot masjid masih mengikuti tahapan yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan penerima agar memperhatikan kelengkapan dokumen yang dibutuhkan.

“Para penerima diharapkan terus berkoordinasi dengan pendamping desa dan mengikuti informasi dari pihak terkait di wilayah masing-masing. Kelengkapan data dan dokumen menjadi bagian penting agar proses administrasi dapat diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” jelas Saiful Ahmad.

Selain proses administrasi, perhatian juga diberikan pada aspek perlindungan bagi para penerima. Para penerima honorarium tersebut telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial saat menjalankan aktivitas masing-masing.

Pembukaan rekening bagi penerima dilaksanakan secara bertahap melalui kantor kecamatan di wilayah masing-masing. Karena itu, penerima diharapkan mengikuti jadwal serta arahan petugas agar proses administrasi berjalan tertib dan tidak menghambat tahapan selanjutnya.

Kegiatan Bunga Desaku Mini tersebut turut dihadiri perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Sekretaris Kecamatan Arjasa, serta perwakilan Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi, Rumah Sakit Daerah Kalisat, dan Puskesmas Arjasa.

Melalui Bunga Desaku Mini, warga dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan program pemerintah. Dialog tersebut menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah untuk memperjelas informasi serta kebutuhan yang berkembang di tingkat desa. (bhi)

Galeri Foto