logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Jembatan Rusak Akibat Bencana, Akses 70 KK di Desa Darungan Jember Terancam Terputus

  • 07 September 2026
  • Dibaca 157 Kali
Bagikan Via:
jembatan-rusak-akibat-bencana-akses-70-kk-di-desa-darungan-jember-terancam-terputus-20260908

Jembatan Rusak Akibat Bencana, Akses 70 KK di Desa Darungan Jember Terancam Terputus

JEMBER, 07 SEPTEMBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan asesmen terhadap sejumlah infrastruktur yang terdampak bencana di Desa Darungan, Kecamatan Tanggul. Hasil asesmen menunjukkan terdapat kerusakan pada ruas jalan desa dan jembatan yang menjadi akses utama puluhan kepala keluarga.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Jember, Ir. Anang Dwi Resdianti, S.T., M.M., M.T., mengatakan asesmen dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi infrastruktur sekaligus menentukan kebutuhan penanganan pascabencana.

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di Jalan Desa Darungan. Pada lokasi tersebut, BPBD mengusulkan pembangunan dinding penahan tanah pada titik rawan di Jalan Desa Darungan untuk menangani kondisi infrastruktur yang terdampak bencana tahun 2026. Pada lokasi tersebut terdapat dua titik, masing-masing dengan panjang sekitar 24 meter dan kedalaman 5 meter, sehingga total panjang mencapai 48 meter.

Selain ruas jalan, BPBD juga mengidentifikasi kerusakan pada Jembatan Dukuh Pelalangan, Dusun Jumbatan, yang berada di atas Sungai Darungan. Infrastruktur tersebut terdampak bencana pada 3 Mei 2026. Berdasarkan hasil pengukuran, jembatan yang diusulkan untuk dibangun kembali memiliki lebar sekitar 3,5 meter dan panjang 18 meter.

Panjang tersebut terdiri atas bentang utama 12 meter serta masing-masing 3 meter pada sisi kanan dan kiri. dengan kedalaman sekitar 6 meter. Kerusakan jembatan tersebut dinilai cukup penting untuk segera ditangani karena berkaitan langsung dengan mobilitas warga. Jembatan itu merupakan satu-satunya akses bagi warga RT 05 dan RT 06 RW 12, yang berjumlah kurang lebih 70 kepala keluarga, untuk menuju RT 07 RW 12 serta akses jalan desa.

Anang menegaskan, kondisi tersebut membuat pembangunan kembali jembatan menjadi salah satu kebutuhan prioritas dalam pemulihan infrastruktur terdampak bencana.

Dukungan masyarakat juga terlihat dalam proses penanganan. Warga Dukuh Pelalangan berencana melakukan gotong royong mengumpulkan batu yang akan digunakan sebagai bahan pendukung perbaikan jembatan pada Jumat, 11 September 2026.

“Masyarakat mendukung pengajuan perbaikan jembatan dan menyanggupi tenaga kerja lokal untuk pembangunan. Hal ini karena jembatan tersebut merupakan akses utama warga,” ujar Anang, Senin 07 September 2026.

BPBD Jember selanjutnya menggunakan hasil asesmen tersebut sebagai bahan pengajuan penanganan infrastruktur terdampak bencana. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses sekaligus mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat terganggunya konektivitas warga Desa Darungan. (tgh)

Galeri Foto