logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Kader Posyandu Wirolegi Mulai Dapat Sosialisasi Program Home Care

  • 28 Juli 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
kader-posyandu-wirolegi-mulai-dapat-sosialisasi-program-home-care-20260728

Kader Posyandu Wirolegi Mulai Dapat Sosialisasi Program Home Care

JEMBER, 28 JULI 2026 – Program Home Care mulai diperkenalkan kepada kader Posyandu di Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari. Sosialisasi tersebut disampaikan dalam pertemuan rutin Paguyuban Kader Posyandu Catleya sebagai bekal sebelum program diterapkan di masing-masing Posyandu.

Ketua Paguyuban Kader Posyandu Kelurahan Wirolegi, Susanti, mengatakan program Home Care saat ini masih berada pada tahap sosialisasi kepada para kader. Oleh karena itu, pertemuan rutin dimanfaatkan untuk memberikan pemahaman mengenai program tersebut sekaligus berbagai materi terbaru di bidang kesehatan.

"Sekarang ada materi baru mengenai Home Care. Saat ini masih tahap sosialisasi terlebih dahulu, nanti insyaallah akan berjalan di Posyandu masing-masing," ujarnya seusai pertemuan dengan kader posyandu Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, Jember, Senin 27 Juli 2026.

Selain sosialisasi Home Care, pertemuan rutin juga membahas pelaksanaan kegiatan Posyandu, administrasi, data sasaran, serta pelaporan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilakukan secara daring melalui Google Form dan dikirim ke Puskesmas Sumbersari.

Menurut Susanti, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi bagi kader yang masih mengalami kesulitan memahami tugas-tugas baru, khususnya setelah diterapkannya Integrasi Layanan Primer (ILP).

"Di setiap pertemuan selalu hadir bidan dan tenaga kesehatan yang memberikan materi. Jika ada kader yang belum memahami kebijakan atau tugas baru, mereka bisa langsung bertanya sehingga pemahamannya menjadi sama," katanya.

Melalui sosialisasi yang dilakukan secara bertahap, diharapkan seluruh kader Posyandu di Kelurahan Wirolegi siap mendukung pelaksanaan program Home Care sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Home Care sendiri, merupakan layanan kesehatan yang memungkinkan tenaga kesehatan mendatangi rumah pasien untuk memberikan pemeriksaan, pengobatan, pemantauan, hingga edukasi kesehatan.

Program ini ditujukan bagi masyarakat yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan, seperti lansia, penyandang disabilitas, atau warga dengan keterbatasan ekonomi dan mobilitas.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa program Home Care merupakan upaya mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan.

Ia menyampaikan, di tahap awal ini, program tersebut akan menyasar sekitar 25.000–50.000 kepala keluarga.

“Jika keluarga mampu dapat memiliki dokter pribadi, maka keluarga kurang mampu juga berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang hadir langsung di rumah melalui peran pemerintah,” ujarnya saat peluncuran program Home Care beberapa hari lalu.

Program ini didukung setidaknya oleh 1.200 tenaga kesehatan dari 50 puskesmas serta memanfaatkan sekitar 50 kendaraan operasional milik kepala OPD dan camat yang dibiayai melalui APBD Kabupaten Jember. (fat)

Galeri Foto