logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Berlanjut, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 90 KK di Baratan Timur

  • 01 September 2026
  • Dibaca 61 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-berlanjut-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-untuk-90-kk-di-baratan-timur-20260901

Kekeringan Berlanjut, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 90 KK di Baratan Timur

JEMBER, 01 SEPTEMBER 2026 – Kesulitan mendapatkan air bersih masih dirasakan warga Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada masyarakat terdampak, Selasa 01 September 2026.

Distribusi kali ini merupakan penyaluran air bersih ke-3 di wilayah tersebut. Bantuan diprioritaskan bagi warga RT 02 dan RT 03/RW 09 yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau. Berdasarkan hasil pendataan, terdapat sekitar 90 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan bantuan air bersih.

Kekeringan mulai dirasakan masyarakat sejak Agustus 2026. Sebagian besar sumur warga mulai mengering dan air yang tersisa dilaporkan dalam kondisi keruh. Sementara itu, sungai yang berjarak sekitar 700 meter dari permukiman juga telah mengering sehingga tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber air.

Akibat kondisi tersebut, sebagian warga terpaksa membeli air galon atau air isi ulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga lainnya mengambil air dari wilayah Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, RT/RW, dan warga sebelum melaksanakan pendistribusian bantuan.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember menyalurkan 5.000 liter air bersih ke lokasi terdampak. Air kemudian ditampung melalui empat unit tandon milik BPBD, dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter, sehingga total kapasitas tampung empat tandon mencapai 4.800 liter.

Selain empat tandon tersebut, di lokasi juga telah tersedia pangkon tandon yang disiapkan warga. Di RT 03/RW 09, pangkon tandon tersedia di halaman rumah warga, sedangkan di RT 02/RW 09 terdapat dua tandon berkapasitas 1.200 liter yang telah dilengkapi pangkon.

Dengan adanya sarana penampungan tersebut, bantuan air dapat ditampung dan kemudian dimanfaatkan secara bersama oleh warga yang membutuhkan. Petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

TRC BPBD Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan hasil pemantauan dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

“Kami menyalurkan bantuan air bersih sesuai dengan kebutuhan warga dan kondisi di lapangan. Untuk wilayah Baratan Timur, bantuan ini ditujukan kepada sekitar 90 KK yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air bersih,” ujar Kurnia.

Menurutnya, keberadaan tandon di lokasi menjadi bagian penting dalam proses distribusi karena dapat membantu menampung air dan memudahkan masyarakat memperoleh bantuan secara terorganisasi.

“Kami juga mengimbau warga agar menggunakan air secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan sehari-hari yang paling penting. Kondisi tandon dan kebutuhan warga akan terus dipantau untuk menentukan distribusi berikutnya,” katanya.

Kegiatan distribusi air bersih ke-3 tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif tanpa kendala. BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar bantuan air bersih kembali didistribusikan sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Pemerintah bersama perangkat kelurahan dan masyarakat juga terus didorong untuk melakukan koordinasi terkait penanganan kekeringan secara berkelanjutan. Pemantauan kondisi sumber air dan kebutuhan warga akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Hingga kegiatan selesai, kondisi di Lingkungan Baratan Timur dilaporkan aman dan terkendali. BPBD Kabupaten Jember bersama unsur wilayah akan terus memantau perkembangan kekeringan guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap mendapat penanganan. (bob)

Galeri Foto