Pemkab Jember Fasilitasi Pemulangan dan Pemberangkatan Santri ke Pesantren
- 30 Maret 2026
- Dibaca 744 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Fasilitasi Pemulangan dan Pemberangkatan Santri ke Pesantren
JEMBER, 30 MARET 2026 - Ribuan santriwati dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Asembagus, Situbondo dan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Senin 30 Maret 2026, kembali ke pondok pesantren masing-masing. Titik kumpul keberangkatan dipusatkan di halaman Pendopo Wahyawibawagraha dan Kantor Bupati Jember, Jalan Sudarman.
Untuk memfasilitasi kembalinya santri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menyiapkan armada bus. Sebanyak 12 bus disiapkan untuk santriwati tujuan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah, Situbondo, dan 3 bus untuk tujuan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo.
Kepala Bagian Kesra Pemkab Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP, M.Si, yang mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E, M.Sc, menyampaikan bahwa Pemkab Jember memfasilitasi pemberangkatan dan pemulangan santri karena mereka adalah pejuang yang kelak akan menjadi pemimpin negeri.
"Santriwan dan santriwati adalah pejuang ilmu. Mereka menuntut ilmu di pesantren untuk belajar ilmu agama. Tidak hanya itu, di pesantren, mereka juga belajar membentuk karakter dan kepribadian yang sesuai dengan ajaran agama," ujar Hafid menyampaikan pesan Bupati Jember.
Tahun ini, Pemkab Jember telah menyiapkan puluhan armada untuk penjemputan santri menjelang libur Lebaran, sekaligus saat santri kembali ke pondok pesantren usai masa libur berakhir.
"Untuk tahun ini, armada dibagi di dua OPD, yakni Bagian Kesra dan Dinas Perhubungan. Di Bagian Kesra sendiri ada 30 armada yang disiapkan. Kemarin sudah digunakan untuk santri Ploso (Kediri), Darussalam (Blokagung), dan juga santri Annuqayah (Madura)," jelasnya.
Sementara itu, Ustaz Abdul Wafi, Sekretaris Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi'iyah (IKSAS) Sukorejo, Asembagus, mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Jember atas fasilitas bus tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gus Fawait atas fasilitas armada bus ini. Dulu pada era Bu Faida kami juga difasilitasi, tetapi setelah itu kami sempat berangkat secara mandiri dengan iuran wali santri. Baru kali ini ada fasilitas lagi," ujar Wafi.
Wafi juga menambahkan bahwa untuk santri tujuan Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Pemkab Jember memfasilitasi total 21 armada. Sebanyak 9 bus telah digunakan untuk santri putra pada Minggu, 29 Maret 2026, dan 12 bus untuk santriwati yang diberangkatkan hari ini.
"Kemarin sudah berangkat santri putra menggunakan 9 bus, hari ini 12 bus untuk santri putri. Total santri asal Jember yang menimba ilmu di Sukorejo ada sekitar 1.300 santri," pungkas Ustaz Wafi. (al)