Keluarga Korban Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Jember dan BPBD Usai Pencarian Berakhir
- 27 September 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Keluarga Korban Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati Jember dan BPBD Usai Pencarian Berakhir
JEMBER, 28 September 2026 – Penantian keluarga Mahmud Sahudi, 43, akhirnya berujung kepastian. Jenazah warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember, yang menjadi korban tragedi KMP Virgo Transport 8, tiba di rumah duka pada Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 11.20 WIB. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Penthong Sono, Desa Sumberejo.
Mahmud Sahudi merupakan warga Dusun Krajan RT 02/RW 15, Desa Sumberejo. Ia bekerja sebagai kernet truk pengangkut paket ekspedisi. Namanya tercatat dalam manifest pelayaran KMP Virgo Transport 8 yang mengalami musibah di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada 13 September 2026.
Kepastian identitas Mahmud diperoleh setelah Tim DVI Polda Kalimantan Selatan melakukan proses identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin. Jenazah selanjutnya dipulangkan ke Jember dengan bantuan BPBD Provinsi Jawa Timur.
Setibanya di rumah duka, BPBD Jember bersama sejumlah pihak melakukan koordinasi dengan keluarga. Sekitar pukul 11.30 WIB, jenazah diberangkatkan menuju TPU Penthong Sono. Prosesi pemakaman selesai sekitar pukul 12.05 WIB.
Perwakilan keluarga, Arif Asari, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember, Bupati Jember Muhammad Fawait, BPBD Jember, serta seluruh pihak yang membantu proses pencarian, identifikasi, pemulangan hingga pemakaman Mahmud.
“Kami mewakili keluarga korban mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuannya. Telah membantu kakak saya sampai ditemukan dan dimakamkan,” ujar Arif.
Menurut Arif, kepastian identitas dan pemulangan jenazah sangat berarti bagi keluarga setelah melalui masa penantian yang berat. Keluarga akhirnya dapat mengantarkan Mahmud ke tempat peristirahatan terakhir.
Setelah prosesi pemakaman, BPBD Jember bersama Dinas Sosial Jember juga menyerahkan bantuan logistik berupa tujuh paket sembako kepada keluarga korban. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada keluarga yang ditinggalkan.
Arif juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama proses pencarian dan penanganan korban terdapat perkataan maupun sikap keluarga yang kurang berkenan.
“Kami juga memohon maaf atas segala kesalahan kami yang terkadang mengucapkan kata-kata kurang mengenakan,” katanya.
Ia kembali menyampaikan apresiasi kepada Bupati Jember Muhammad Fawait dan BPBD Jember yang telah membantu keluarga sejak proses pencarian hingga jenazah Mahmud dipulangkan.
“Sekali lagi mohon maaf dan berterima kasih,” ujar Arif.
Proses pemulangan dan pemakaman Mahmud melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, BPBD Jember, Dinas Sosial Jember, Jasa Raharja, Kecamatan Ambulu, Pemerintah Desa Sumberejo, Puskesmas Ambulu, Polsek Ambulu, Koramil Ambulu, relawan, serta masyarakat setempat.
Sebelumnya, BPBD Jember mencatat Mahmud sebagai salah satu dari empat warga Jember yang menjadi korban tragedi KMP Virgo Transport 8. Saat proses pencarian berlangsung, empat warga Jember tersebut masih masuk dalam daftar korban yang dicari.
Dengan teridentifikasinya Mahmud Sahudi, keluarga akhirnya dapat mengantarkan korban ke tempat peristirahatan terakhir. Sementara itu, proses pencarian dan penanganan korban lainnya masih menjadi perhatian keluarga dan masyarakat Jember.(tgh)