Kemenkes Supervisi Imunisasi di Jember, Perkuat Upaya Tekan Anak Zero-Dose
- 02 September 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Kemenkes Supervisi Imunisasi di Jember, Perkuat Upaya Tekan Anak Zero-Dose
JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melakukan supervisi dan evaluasi program imunisasi di Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Wuluhan pada Selasa, 01 September 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan imunisasi sekaligus mendorong peningkatan cakupan perlindungan bagi anak.
Supervisi tersebut turut melibatkan lima puskesmas di wilayah sekitar, yakni Puskesmas Ambulu, Lojejer, Wuluhan, Sabrang, dan Andongsari. Kegiatan dilakukan melalui supervisi suportif untuk melihat pelaksanaan program imunisasi di lapangan, sekaligus mengevaluasi berbagai hal yang masih perlu diperkuat.
Salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut adalah masih tingginya angka anak yang belum mendapatkan imunisasi atau zero-dose di Jember. Selain cakupan imunisasi, pencatatan melalui Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) juga menjadi bagian yang dievaluasi. Data yang tercatat secara baik diperlukan untuk membantu petugas mengetahui kondisi imunisasi anak dan menentukan tindak lanjut di lapangan.
Kepala Puskesmas Wuluhan, Ns. Andi Sukismanto, S.Kep., mengatakan supervisi tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pelaksanaan imunisasi di wilayah Jember.
“Kami kedatangan tamu dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi terkait dengan supervisi imunisasi. Harapan kami ke depannya imunisasi ini dapat ditingkatkan dan mari seluruh masyarakat dapat memberikan perlindungan kepada anaknya dengan memberikan imunisasi yang lengkap,” ujar Andi.
Menurutnya, pemberian imunisasi secara lengkap tidak hanya memberikan perlindungan kepada anak secara individu, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk kekebalan komunitas sehingga risiko penularan berbagai penyakit yang dapat menyerang anak dapat ditekan.
Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember, Syahroni Bahtiar, S.Kep., Ners., M.Kes., menekankan pentingnya pencatatan imunisasi sebagai bagian dari penguatan program.
“Pencatatan imunisasi menjadi bagian penting dalam penguatan program imunisasi. Dengan data yang tercatat dengan baik, kita dapat mengetahui anak yang sudah maupun yang belum mendapatkan imunisasi, sehingga bisa segera dilakukan tindak lanjut agar tidak ada anak yang terlewat,” ujar Syahroni.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat dalam meningkatkan cakupan imunisasi serta memastikan setiap anak memperoleh imunisasi sesuai kebutuhannya. (ken)