Kesiapan Haji Kloter 96 Dimatangkan, Kaliwates Fokuskan Pelayanan dan Kesehatan Jemaah
- 12 Mei 2026
- Dibaca 102 Kali
Bagikan Via:
Kesiapan Haji Kloter 96 Dimatangkan, Kaliwates Fokuskan Pelayanan dan Kesehatan Jemaah
JEMBER, 12 MEI 2026 - Pemerintah Kecamatan Kaliwates bersama lintas sektor menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Keberangkatan Jemaah Haji Tahun 2026 Kloter 96 di wilayah Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna memastikan seluruh proses keberangkatan jemaah haji berjalan tertib, aman, lancar, dan didukung kesiapan pelayanan kesehatan yang optimal.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekcam Kaliwates, Kanit IK Kaliwates, Koramil 0824/12 Kaliwates, Kepala KUA Kaliwates, Perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Kepala Puskesmas Kaliwates, tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua PAC Laskar Sholawat Nusantara Kecamatan Kaliwates, serta unsur pendamping dan pengamanan jemaah haji.
Dalam rapat dibahas sejumlah teknis keberangkatan, mulai dari penentuan titik kumpul jemaah, jadwal pemberangkatan, pengaturan lalu lintas, pemeriksaan administrasi, hingga kesiapan kesehatan jemaah sebelum menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Berdasarkan hasil rapat, titik kumpul jemaah ditetapkan di Pondok Pesantren Dharus Sholah, Kecamatan Kaliwates. Jemaah dijadwalkan berkumpul pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 14.30 WIB sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo.
Kepala Puskesmas Kaliwates, dr. Rumi Enggarwati, MM, menyampaikan bahwa kesiapan pelayanan kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji. Namun demikian, hingga saat ini pihaknya mengaku masih belum menerima data lengkap calon jemaah haji yang akan diberangkatkan dari titik kumpul Pondok Pesantren Dharus Sholah.
“Jujur, kami sampai saat ini masih belum menerima data calon haji yang akan diberangkatkan pada hari Jumat di PP. Darus Sholah. Harapan kami, petugas haji dapat segera mengirimkan data tersebut agar kami mengetahui siapa saja calon jemaah haji yang membutuhkan pendampingan maupun perhatian khusus,” ujar Rumi Enggarwati.
Menurutnya, data kesehatan jemaah sangat diperlukan untuk memetakan kondisi calon jemaah, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu, lanjut usia, maupun jemaah dengan kebutuhan pendampingan medis selama proses keberangkatan.
Rumi juga menjelaskan bahwa sebagian besar calon jemaah haji tidak melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kaliwates. Hal itu menyebabkan pihak puskesmas belum memiliki data kesehatan secara menyeluruh terhadap jemaah yang akan diberangkatkan.
“Karena yang memeriksakan kesehatan di Puskesmas wilayah Kecamatan Kaliwates hanya beberapa, bisa dikatakan masih hitungan jari. Kemungkinan calon jemaah haji saat memenuhi persyaratan administrasi, khususnya untuk Surat Keterangan Sehat, melakukan pemeriksaan tidak hanya di puskesmas wilayah Kecamatan Kaliwates,” jelasnya.
Meski demikian, Puskesmas Kaliwates tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik selama proses keberangkatan jemaah berlangsung. Pihaknya juga siap berkoordinasi dengan panitia haji maupun instansi terkait guna memastikan jemaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu tetap mendapatkan pengawasan dan pendampingan yang diperlukan.
Selain aspek kesehatan, rapat koordinasi juga membahas kesiapan transportasi dan pengamanan arus lalu lintas. Dinas Perhubungan bersama aparat keamanan akan melakukan pengawalan kendaraan pengangkut jemaah agar proses keberangkatan menuju Asrama Haji Sukolilo berjalan lancar dan tepat waktu.
Melalui rapat koordinasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kecamatan Kaliwates berharap seluruh proses pemberangkatan jemaah haji Kloter 96 dapat berjalan maksimal, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah yang akan menunaikan ibadah di Tanah Suci. (as)