Mobile Home Care Puskesmas Jelbuk Bersama Pemerintah Kecamatan Jelbuk Jangkau Lansia dan Balita di Desa Panduman
- 10 Agustus 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
Mobile Home Care Puskesmas Jelbuk Bersama Pemerintah Kecamatan Jelbuk Jangkau Lansia dan Balita di Desa Panduman
Pelayanan kesehatan tak selalu harus menunggu masyarakat datang ke Puskesmas. Di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, tenaga kesehatan justru mendatangi rumah warga untuk memastikan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus tetap mendapatkan pelayanan. Melalui Mobile Home Care, tim UPTD Puskesmas Jelbuk bersama Kepala Puskesmas dan Camat Jelbuk turun langsung mengunjungi sasaran lansia dan balita dengan permasalahan gizi.
Kegiatan yang dilaksanakan pada10 Agustus 2026 tersebut merupakan bentuk pelayanan kesehatan dengan pendekatan jemput bola. Sasaran didatangi langsung di rumah untuk mendapatkan pemantauan kondisi kesehatan, edukasi, serta pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing keluarga.
Bagi Puskesmas Jelbuk, kunjungan rumah bukan sekadar memberikan pelayanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kondisi sasaran secara lebih utuh. Petugas dapat berinteraksi langsung dengan keluarga, menggali kendala yang dihadapi, sekaligus mengidentifikasi faktor lingkungan maupun kebiasaan sehari-hari yang dapat memengaruhi kesehatan.
Pada sasaran balita dengan permasalahan gizi, tim melakukan pemantauan kondisi dan pertumbuhan anak serta menggali informasi mengenai pola makan, asupan makanan, riwayat kesehatan, dan pola pengasuhan. Orang tua juga diberikan edukasi mengenai pemenuhan gizi seimbang, pentingnya pemberian makanan yang sesuai kebutuhan anak, pemanfaatan pangan lokal, serta pentingnya membawa balita secara rutin ke Posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangannya.
Sementara itu, kunjungan kepada lansia difokuskan pada pemantauan kondisi kesehatan dan pemberian edukasi kepada lansia maupun keluarga. Keluarga diingatkan agar terus memberikan dukungan dalam menjaga pola makan, aktivitas, kebersihan, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
Kepala UPTD Puskesmas Jelbuk, Machus Rovida, S.Tr.,Keb. mengatakan bahwa Mobile Home Care menjadi salah satu upaya untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.
“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke Puskesmas. Melalui Mobile Home Care, kami hadir langsung ke rumah sasaran untuk melihat kondisi mereka, memberikan edukasi, melakukan pemantauan, dan menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Menurutnya, permasalahan kesehatan, terutama masalah gizi pada balita dan kesehatan lansia, membutuhkan perhatian bersama dan tidak dapat diselesaikan hanya oleh tenaga kesehatan.
“Penanganan masalah gizi balita membutuhkan keterlibatan keluarga, kader, pemerintah desa dan lintas sektor. Begitu juga dengan lansia, dukungan keluarga sangat penting agar kondisi kesehatan mereka dapat terus dipantau,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Camat Jelbuk, Bawa Wicaksono Anindito Panca Saputro, S.TP., yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat hingga tingkat keluarga.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir bersama masyarakat. Kami mendukung upaya Puskesmas Jelbuk untuk mendatangi langsung warga yang membutuhkan perhatian, khususnya lansia dan balita dengan permasalahan gizi,” ungkapnya.
Camat Jelbuk juga mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk tidak menganggap persoalan kesehatan sebagai tanggung jawab satu pihak saja.
“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah kecamatan, desa, kader, tenaga kesehatan dan keluarga harus saling mendukung agar setiap permasalahan dapat diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti,” lanjutnya.
Kehadiran Kepala Puskesmas dan Camat Jelbuk dalam kegiatan tersebut sekaligus memperkuat koordinasi antara sektor kesehatan dan pemerintahan wilayah. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut terhadap berbagai permasalahan yang ditemukan di lapangan.
Selain memberikan pelayanan dan edukasi, kunjungan Mobile Home Care juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan keluarga. Petugas dapat mendengarkan langsung kesulitan yang dihadapi keluarga dalam memenuhi kebutuhan kesehatan, kemudian memberikan arahan yang disesuaikan dengan kondisi sasaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Puskesmas Jelbuk dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis keluarga dan masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, deteksi dini, serta tindak lanjut. Dengan mendatangi masyarakat secara langsung, diharapkan kelompok rentan tidak terlewat dari pemantauan dan pelayanan kesehatan.
Mobile Home Care di Desa Panduman menjadi gambaran bahwa pelayanan kesehatan dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat. Tidak sekadar datang untuk memeriksa, tetapi juga mendengarkan, mengedukasi, mendampingi, dan memastikan adanya tindak lanjut.
Melalui kolaborasi antara Puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader, dan keluarga, upaya penanganan masalah kesehatan di tingkat masyarakat diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terpadu, dan berkelanjutan.