Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan Rekor MURI, 527 Gunungan Hasil Bumi Semarakkan Maulid Nabi
- 23 Agustus 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Kirab Ancak Agung Jember Pecahkan Rekor MURI, 527 Gunungan Hasil Bumi Semarakkan Maulid Nabi
JEMBER, 23 AGUSTUS 2026 – Kemeriahan Kirab Akbar Ancak Agung mewarnai Kabupaten Jember, Sabtu 22 Agustus 2026 sore. Ribuan masyarakat memadati sepanjang jalur kirab untuk menyaksikan tradisi yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kirab Akbar Ancak Agung tahun ini terasa semakin istimewa. Sebanyak lebih dari 527 ancak atau gunungan hasil bumi diarak oleh masyarakat, instansi pemerintah, pihak swasta, serta berbagai elemen masyarakat. Jumlah tersebut sekaligus mengantarkan Jember mencatatkan rekor baru Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Acara secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait. Kirab diberangkatkan dari Jalan Gajah Mada dan bergerak menuju Alun-alun Jember Nusantara. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sebelum pemberangkatan. Warga dari berbagai kalangan berbondong-bondong datang untuk menyaksikan iring-iringan ancak yang menjadi salah satu tradisi budaya masyarakat Jember.
Capaian tahun ini melampaui rekor yang sebelumnya dicatat Jember pada September 2025 dengan jumlah 449 peserta. Tahun ini, dengan 527 ancak, Jember berhasil memecahkan rekor MURI yang sebelumnya juga ditorehkan oleh Jember.
Setiap ancak membawa hasil bumi yang disusun dalam bentuk gunungan. Hasil bumi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan kirab, tetapi juga memiliki makna sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan hasil kehidupan yang diberikan Tuhan.
Dari panggung pemberangkatan, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa Kirab Akbar Ancak Agung tahun ini membawa dua momentum penting, yakni peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Ini memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, Sang Pecinta sejati. Yang kedua, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Fawait.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat yang mengikuti dan menyaksikan kirab untuk bersama-sama mendoakan Indonesia agar senantiasa berada dalam kondisi aman, selamat, dan sejahtera.
Plt Camat Jelbuk Bawa Wicaksono A., S.TP., yang turut menyaksikan kemeriahan kegiatan tersebut, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam Kirab Akbar Ancak Agung.
“Kirab Ancak Agung ini bukan hanya menjadi tontonan yang meriah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat. Tradisi ini menunjukkan bahwa nilai keagamaan, budaya, dan semangat kebangsaan dapat berjalan bersama,” ujar Bawa.
Menurutnya, pencapaian rekor MURI menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Jember. Namun, yang tidak kalah penting adalah semangat gotong royong dan kebersamaan yang terlihat dalam pelaksanaan kirab.
Sementara itu, salah satu masyarakat, Siti Nurhasanah (37), mengaku senang dapat menyaksikan langsung kemeriahan Kirab Akbar Ancak Agung. Ia menilai kegiatan tersebut mampu menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus mengenalkan tradisi daerah kepada generasi muda.
“Saya sangat senang melihat masyarakat antusias. Ancak yang dibawa juga beragam dan menarik. Semoga tradisi seperti ini terus dilestarikan agar anak-anak muda mengenal budaya dan tradisi Jember,” kata Siti.
Kirab Akbar Ancak Agung kemudian berlanjut menuju Alun-alun Jember Nusantara. Ribuan warga tetap memadati jalur kirab hingga iring-iringan selesai melintas. Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong serta kekayaan tradisi masyarakat Kabupaten Jember. (ama)