Kolaborasi Lintas Sektor di Pakusar, Kunci Sukses Keberlanjutan Lembaga Ekonomi Desa
- 18 Juni 2026
- Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
Kolaborasi Lintas Sektor di Pakusar, Kunci Sukses Keberlanjutan Lembaga Ekonomi Desa
JEMBER, 18 JUNI 2026 - Keberlanjutan program penguatan ekonomi di tingkat dasar dinilai sangat bergantung pada kuatnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral antara lembaga pendamping, fasilitator, dan jajaran aparatur pemerintahan. Hal tersebut menjadi sorotan utama dalam kegiatan Local Upgrading Lembaga Ekonomi Desa yang diselenggarakan oleh Social Transformation and Public Awareness (STAPA) pada Rabu, 17 Juni 2026.
Forum yang mengusung tema "Kemandirian Lembaga Ekonomi Desa" ini mempertemukan perwakilan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Kecamatan Pakusari dalam satu visi bersama untuk membangun kemandirian ekonomi yang terintegrasi.
Konsep kolaborasi ini dinilai krusial karena pasca pelatihan, tantangan sesungguhnya yang dihadapi oleh pengurus BUMDes dan KDMP di lapangan membutuhkan pengawalan yang berlapis. Penguatan kapasitas yang diinisiasi oleh STAPA tidak akan berjalan optimal tanpa adanya dukungan regulasi dari pemerintah kecamatan serta pendampingan teknis yang konsisten dari para pendamping desa di setiap tahapan pasca kegiatan.
Pentingnya menyatukan persepsi dan langkah ini ditegaskan sebagai kunci utama agar komitmen yang telah dirumuskan dalam forum tidak berhenti menjadi dokumen di atas meja, melainkan menjelma menjadi aksi nyata yang berkelanjutan.
"Sinergi antara pendamping desa, STAPA, dan pihak kecamatan adalah energi utama. Setelah peningkatan kapasitas ini, tugas kita bersama adalah mengawal dan memastikan komitmen kemandirian yang telah disepakati hari ini benar-benar diimplementasikan dalam program kerja desa ke depan," ujar Nurul Qomaria, Koordinator Kecamatan Pendamping Desa Pakusari.
Pernyataan tersebut langsung disambut hangat oleh pihak birokrasi kecamatan. Sekretaris Kecamatan Pakusari, Hari Sunarso, menegaskan komitmen lembaganya untuk memastikan seluruh hasil kesepakatan pelatihan ini dapat masuk ke dalam sistem perencanaan pembangunan desa yang legal.
"Kami sangat mengamini apa yang disampaikan Ibu Nurul. Kolaborasi tiga pilar ini memang menjadi kunci penentu. Pihak kecamatan berkomitmen penuh untuk mengawal dari sisi regulasi dan kebijakan tingkat lokal, sehingga komitmen kemandirian yang dilahirkan dari forum STAPA ini dapat langsung tersinkronisasi dan terakomodasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) di seluruh wilayah Pakusari," tegas Hari Sunarso.
Dalam kegiatan ini, perumusan langkah-langkah strategis tersebut juga dipandu secara teknis oleh Fasilitator Lapang STAPA, Ari Wijianto dan Eri Andriani. Hadir pula Dodik Merdiawan, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Jember, yang bertindak sebagai pemateri utama dalam membedah peta jalan kemandirian desa, serta dukungan dari Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Pakusari, Madha Yudi, yang mengawal dari sisi kebijakan lokal.
Melalui momentum Local Upgrading ini, terbangun sebuah ekosistem kemitraan yang solid di Kecamatan Pakusari. Dengan adanya komitmen bersama antara STAPA, pendamping desa, dan pemerintah kecamatan, diharapkan BUMDes serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memiliki daya tahan yang kuat dalam mengelola unit usaha mereka, sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa. (zal)