Korve BPBD Jember Tak Sekadar Bersih-Bersih, Pegawai Tata Administrasi hingga Cek Peralatan TRC
- 18 Agustus 2026
- Dibaca 218 Kali
Bagikan Via:
Korve BPBD Jember Tak Sekadar Bersih-Bersih, Pegawai Tata Administrasi hingga Cek Peralatan TRC
JEMBER, 18 AGUSTUS 2026 – Rutinitas kerja bakti di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang tertib, bersih, dan siap mendukung pelayanan kebencanaan. Pada Selasa, 18 Agustus 2026, seluruh pegawai dan staf kembali melaksanakan korve bersama di lingkungan kantor.
Kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Bupati Jember Nomor 100.3.4.2/440/35.09.313/2026 tentang korve rutin di lingkungan kantor. Pelaksanaannya mencakup berbagai pekerjaan, mulai dari membersihkan seluruh area kantor, menata ruang kerja, merapikan berkas administrasi, hingga melakukan perawatan kendaraan operasional dan peralatan Tim Reaksi Cepat (TRC).
Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian BPBD Jember Bandot Bisowarno mengatakan, korve dirancang agar setiap pegawai memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas yang digunakan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
"Korve kami lakukan secara menyeluruh. Tidak hanya menyapu atau membersihkan halaman, tetapi juga merapikan berkas-berkas, menata ruang kerja, serta melakukan perawatan kendaraan dan peralatan TRC," kata Bandot Bisowarno.
Menurutnya, penataan dokumen menjadi salah satu perhatian karena administrasi yang rapi dapat membantu memperlancar pekerjaan. Berkas yang tersusun dengan baik akan lebih mudah ditemukan saat diperlukan untuk menunjang kegiatan kedinasan.
Sementara itu, perawatan peralatan TRC dilakukan untuk menjaga kondisi perlengkapan agar tetap bersih, tertata, dan siap digunakan. Begitu pula dengan kendaraan operasional yang menjadi salah satu sarana penting ketika BPBD harus melakukan mobilisasi menuju lokasi kejadian.
Korve juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat interaksi dan rasa kebersamaan antarkaryawan. Seluruh pegawai terlibat dalam pekerjaan secara bersama-sama sehingga semangat gotong royong tidak hanya menjadi slogan, tetapi diterapkan dalam aktivitas di lingkungan kantor.
"Yang kami bangun bukan hanya lingkungan yang bersih, tetapi juga kebersamaan. Ketika pegawai bekerja bersama, rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap kantor semakin tumbuh," ujarnya.
Selain itu, BPBD Jember terus menjalankan upaya pengelolaan sampah secara mandiri di lingkungan kantor. Pegawai didorong untuk mengurangi timbulan sampah, memilah sampah sesuai jenisnya, serta menjaga agar sampah tidak berserakan di area kerja.
Bandot Bisowarno berharap kebiasaan tersebut dapat dilakukan secara konsisten setiap hari. Dengan lingkungan kantor yang bersih, administrasi tertata, kendaraan dan peralatan TRC terawat, serta hubungan antarkaryawan semakin solid, BPBD Jember dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan mendukung pelayanan kebencanaan secara optimal.(tgh)