Kunjungan Sosial ke Liposos, Siswa MTsN 2 Jember Belajar Peduli dan Menghargai Diri
- 03 November 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Kunjungan Sosial ke Liposos, Siswa MTsN 2 Jember Belajar Peduli dan Menghargai Diri
JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 – Di tengah derasnya arus gawai dan media sosial yang membuat generasi Z kerap lebih akrab dengan layar ketimbang dengan sesama, sebanyak 14 siswa kelas 9 MTsN 2 Jember memilih belajar kepekaan sosial dengan cara yang lebih nyata. Bersama enam guru pendamping, mereka mengunjungi klien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di UPTD Liposos Jember, Senin 02 November 2026.
Kegiatan ini diinisiasi Guru Bimbingan Konseling (BK) MTsN 2 Jember, Ririn Sulistyowati, untuk menumbuhkan rasa sosial peserta didik. Para siswa dibawa bertemu langsung dengan orang-orang yang membutuhkan bantuan, sesuatu yang jarang mereka temui dalam keseharian di sekolah maupun di dunia maya.
Menurut Ririn, kunjungan tersebut memberikan dua manfaat utama. Pertama, siswa dapat merasakan interaksi langsung dengan orang-orang yang membutuhkan uluran tangan. Kedua, siswa mendengarkan secara langsung testimoni pengalaman dan perjalanan hidup para klien, sehingga mereka memperoleh pelajaran kehidupan yang tidak selalu didapat dari buku pelajaran.
"Kegiatan yang sangat bermanfaat, dan tidak berhenti di sini, akan dirancang kegiatan lanjutan supaya anak-anak lebih terasa lagi kepekaan terhadap sekitar," ujar Ririn.
Ia berharap kunjungan sosial semacam ini dapat menjadi agenda rutin sekolah, bukan sekadar kegiatan sekali jalan. Dengan pembiasaan, menurutnya, empati siswa akan terus terasah dan tumbuh menjadi karakter yang melekat.
Sementara itu, Kepala UPTD Liposos Jember, Roni Efendi, S.STP, menyambut baik kehadiran para siswa. Ia menilai kunjungan sosial seperti ini sangat penting bagi generasi muda.
"Kunjungan sosial oleh siswa-siswa akan sangat berarti bagi siswa untuk membangkitkan rasa sosialnya, hingga nantinya siswa-siswa ini akan menghargai dirinya sendiri," kata Roni.
Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa kepedulian terhadap orang lain tidak hanya berdampak bagi mereka yang dikunjungi. Bagi para remaja, melihat langsung perjuangan hidup sesama dapat menumbuhkan rasa syukur dan penghargaan terhadap diri sendiri. (rou)