logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ajung

LIGA SANTRI JAWA TIMUR 2025 RESMI DIBUKA DI JEMBER SPORT GARDEN

  • 15 Oktober 2025
  • Dibaca 792 Kali
Bagikan Via:
liga-santri-jawa-timur-2025-resmi-dibuka-di-jember-sport-garden-20251015

LIGA SANTRI JAWA TIMUR 2025 RESMI DIBUKA DI JEMBER SPORT GARDEN

Jember, 14 Oktober 2025 — Rangkaian kompetisi sepak bola antar pesantren terbesar di Jawa Timur resmi dimulai. Opening Ceremony Liga Santri Jawa Timur Piala Gus Bupati Jember 2025 digelar dengan meriah di Jember Sport Garden, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember. Acara pembukaan ini menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan olahraga santri, sekaligus menandai semakin kuatnya sinergi antara dunia pesantren dan prestasi olahraga profesional.

Gelaran akbar ini diselenggarakan oleh Panitia Liga Santri bekerja sama dengan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Jember. Sebanyak 68 tim sepak bola santri dari berbagai pondok pesantren se-Jawa Timur hadir secara langsung dalam upacara pembukaan, lengkap dengan atribut kesebelasannya masing-masing. Pemandangan lautan seragam kesebelasan santri yang berbaris rapi di lapangan JSG menjadi simbol persatuan, sportivitas, dan semangat juang ala santri.

Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Askab PSSI Jember Abdulloh Waid, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kompetisi ini sebagai sarana pembinaan bakat sepak bola dari akar rumput, khususnya dari lingkungan pesantren.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Jember menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Liga Santri ini. Hadir mewakili Pemerintah Daerah, Dr. Budi Susilo, M.Si, dari Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember, yang secara resmi membuka acara dengan menekan tombol sirene secara bersama -sama ketua askab jember yg menandakan sdh resmi opening sepak bola liga santri se Jawa Timur dimulai.

Dalam pidatonya, Dr. Budi menyampaikan bahwa Liga Santri bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga gerakan pembentukan karakter:

“Santri memiliki mental disiplin, berakhlak, dan memiliki daya juang yang tinggi. Nilai-nilai itu sangat dibutuhkan dalam dunia olahraga profesional. Kami berharap dari Liga Santri Jawa Timur ini lahir bibit-bibit pemain nasional masa depan.”

Sebagai hiburan sekaligus penyemangat bagi para peserta, acara pembukaan dimeriahkan oleh laga persahabatan antara Persij (Persatuan Sepak Bola Jember)melawan RUNS Nusantara FC, klub milik publik figur ternama Raffi Ahmad. Kehadiran klub profesional Liga 1 ini sukses menarik animo ribuan penonton yang memadati tribun stadion.

Pertandingan eksibisi ini berlangsung penuh keakraban namun tetap kompetitif. Para santri yang hadir terlihat antusias menyaksikan pemain profesional beraksi di lapangan, bahkan beberapa kali terdengar sorak sorai histeris saat trik-trik cantik dan gol spektakuler tercipta. Laga ini seakan menjadi gambaran perjalanan panjang yang bisa ditempuh oleh seorang santri bila tekun meniti karier sepak bola.

Tak hanya tokoh olahraga, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Camat se-Kabupaten Jember turut hadir dalam pembukaan tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Liga Santri bukan hanya acara olahraga semata, melainkan hajatan besar daerah yang menyatukan unsur pemerintahan, ulama, dan masyarakat umum.

Beberapa camat bahkan turut menyapa langsung kontingen dari wilayahnya masing-masing, memberikan dukungan moral layaknya pelatih tim nasional. Keterlibatan pemerintah tingkat kecamatan ini menambah semangat bagi para santri, bahwa perjuangan mereka mendapat perhatian serius.

Ajung Bangga Jadi Tuan Rumah – Dua Kontingen Tuan Rumah Siap Berlaga.

Sebagai lokasi terselenggaranya pembukaan, Kecamatan Ajung mendapat kebanggaan tersendiri. Selain menjadi tuan rumah, Ajung juga mengirimkan dua kontingen pondok pesantren terbaiknya, yaitu:

- Pondok Pesantren Arrisalah

- Pondok Pesantren Salafiyah

Kedua tim ini tampil percaya diri dalam defile peserta, membawa bendera kebanggaan dengan penuh wibawa. Masyarakat Ajung yang hadir langsung memberikan tepuk tangan paling meriah saat kedua kontingen tuan rumah melintasi tribun utama.

Ketua panitia lokal Ajung menyebut bahwa dukungan masyarakat setempat akan menjadi energi tambahan bagi para pemain: “Kami tidak hanya menjadi tuan rumah secara lokasi, tetapi juga secara hati. Semua warga Ajung siap mendukung dan mengawal Liga Santri hingga tuntas,” ujarnya.

Liga Santri dikenal sebagai kompetisi yang unik karena menggabungkan ketangguhan fisik seperti atlet profesional dengan etika dan moralitas khas pesantren. Dalam setiap pertandingan, selain adu taktik dan skill, para pemain juga menunjukkan akhlak terpuji — saling menolong saat jatuh, berjabat tangan sebelum dan sesudah laga, serta selalu mendahului dengan doa sebelum kick off.

Beberapa pelatih bahkan mewajibkan pemain membaca sholawat sebelum masuk lapangan, menciptakan atmosfer religius di tengah panasnya kompetisi sepak bola. Kombinasi inilah yang membuat Liga Santri selalu mendapat tempat khusus di hati masyarakat.

Harapan Besar untuk Lahirnya Bintang Sepak Bola Nasional dari Pesantren

Dengan skala peserta yang begitu besar dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Liga Santri Jawa Timur 2025 diprediksi akan menjadi titik awal lahirnya pemain profesional dari lingkungan pesantren. Banyak tokoh sepak bola nasional yang sebelumnya lahir dari kampung dan sekolah sederhana — maka bukan tidak mungkin kelak akan lahir Lionel Messi versi santri atau Cristiano Ronaldo bersarung.

Ketua Askab PSSI Jember, Abdulloh Waid, menegaskan komitmennya untuk membuka jalan selebar mungkin bagi santri bertalenta: “Kalau ada pemain yang menonjol dalam kompetisi ini, kami siap fasilitasi ke jenjang profesional. Klub-klub besar pun sudah kami beri akses untuk melakukan scouting di Liga Santri.”

Pembukaan Liga Santri 2025 di Jember Sport Garden tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga berhasil menyentuh sisi emosional masyarakat. Banyak penonton yang menyebut acara ini sebagai pesta olahraga sekaligus pesta ukhuwah.

Dengan doa dan semangat “Fastabiqul Khairat”

— berlomba-lomba dalam kebaikan

— para santri siap mengukir prestasi terbaik. Liga Santri bukan hanya tentang mencetak gol, tetapi tentang mencetak sejarah.

Jember telah menyalakan obor — kini saatnya santri-santri Jawa Timur berlari membawanya menuju kemenangan.

Galeri Foto