logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

Lomba Tingkat II Kwarran Rambipuji Resmi Dibuka, Empat Pangkalan Adu Keterampilan dan Mental Pramuka Penggalang

  • 03 September 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
lomba-tingkat-ii-kwarran-rambipuji-resmi-dibuka-empat-pangkalan-adu-keterampilan-dan-mental-pramuka-penggalang-20260904

Lomba Tingkat II Kwarran Rambipuji Resmi Dibuka, Empat Pangkalan Adu Keterampilan dan Mental Pramuka Penggalang

JEMBER, 03 SEPTEMBER 2026 - Semangat kompetisi Pramuka Penggalang mulai terasa di Kecamatan Rambipuji. Sebanyak empat lembaga pendidikan ambil bagian dalam Lomba Tingkat II (LT II) Kwartir Ranting (Kwarran) Rambipuji yang resmi dibuka pada Kamis, 03 September 2026, di Pendopo Desa Rambipuji.

Pembukaan ditandai dengan upacara yang diikuti peserta, pembina, panitia, serta jajaran pengurus Gerakan Pramuka Kwarran Rambipuji. Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi secara resmi membuka pelaksanaan LT II tersebut.

LT II bukan sekadar ajang untuk memperebutkan gelar juara. Kegiatan ini menjadi ruang bagi Pramuka Penggalang untuk menguji sekaligus menerapkan berbagai keterampilan yang selama ini diperoleh dalam proses pembinaan di pangkalan masing-masing.

Empat lembaga pendidikan yang mengikuti kompetisi tersebut yakni SMP Negeri 1 Rambipuji, SMP Negeri 2 Rambipuji, SMP Negeri 3 Rambipuji, dan MTs Almisri.

Masing-masing sekolah mengirimkan dua regu, terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri. Setiap regu beranggotakan delapan orang. Komposisi tersebut membuat kemampuan individu sekaligus kekompakan tim menjadi faktor penting dalam setiap perlombaan.

Ketua Kwartir Ranting Rambipuji Didik Hartono, didampingi Ketua Panitia LT II Kwarran Rambipuji Darto Hari Basuki, menyampaikan sejumlah materi yang akan menjadi arena adu keterampilan para peserta.

Sedikitnya terdapat empat kelompok materi utama yang diperlombakan. Pertama, Peraturan Baris-Berbaris Tongkat (PBBT) dan Lomba Cerdas Cermat (LCC). Materi ini menguji kedisiplinan, ketepatan gerakan, kekompakan, sekaligus kemampuan peserta berpikir cepat dalam menjawab pertanyaan.

Kedua, jelajah medan. Pada materi ini, peserta ditantang menunjukkan ketahanan, kecermatan, keberanian, serta kemampuan regu membaca situasi dan menyelesaikan berbagai tugas di lapangan.

Ketiga, pioneering, SMS, dan pidato. Keterampilan pioneering menuntut ketelitian, kreativitas, dan kerja sama dalam menyelesaikan tugas. Sementara itu, SMS dan pidato mengasah kemampuan komunikasi, keberanian tampil, serta kecakapan menyampaikan gagasan.

Keempat, wawasan kebangsaan (wasbang). Materi ini menjadi bagian penting dalam pembinaan karena Pramuka tidak hanya dituntut terampil dan mandiri, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air, memahami nilai-nilai kebangsaan, serta menjunjung persatuan.

Beragam materi tersebut membuat LT II menjadi ajang yang menguji peserta secara menyeluruh. Mereka tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan fisik, tetapi juga harus memadukan kecerdasan, keterampilan, keberanian, kedisiplinan, dan kekompakan.

Bagi setiap regu, LT II sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan di sekolah masing-masing. Setiap peserta membawa semangat untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama pangkalannya.

Persaingan dipastikan berlangsung ketat. Delapan anggota dalam setiap regu harus mampu mengesampingkan ego pribadi dan mengutamakan kepentingan tim. Ketepatan gerakan, jawaban, simpul, strategi, hingga komunikasi dapat menentukan perolehan nilai.

Namun, di balik persaingan tersebut terdapat nilai pendidikan yang tidak kalah penting. LT II menjadi ruang belajar bagi peserta untuk memahami sportivitas, tanggung jawab, kepemimpinan, serta kemampuan menghadapi tekanan dengan tetap tenang.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan karakter generasi muda. Melalui kepramukaan, peserta diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, tangguh, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.

LT II juga bukan menjadi akhir perjalanan. Regu terbaik di tingkat Kwartir Ranting berpeluang melanjutkan perjuangan ke tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Jember melalui Lomba Tingkat III (LT III).

Karena itu, delapan regu yang berlaga di Rambipuji tidak sekadar membawa nama sekolah. Mereka juga membawa kesempatan untuk mengharumkan nama Kwarran Rambipuji pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Semangat itulah yang menjadi energi dalam pelaksanaan LT II. Sejak pembukaan hingga seluruh rangkaian lomba berakhir, setiap regu dituntut menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Dari Pendopo Desa Rambipuji, perjalanan para Pramuka Penggalang menuju panggung kompetisi yang lebih tinggi pun dimulai. Empat lembaga pendidikan, delapan regu, dan puluhan peserta kini bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Lebih dari sekadar mencari juara, LT II diharapkan melahirkan generasi muda Rambipuji yang memiliki karakter kuat, disiplin, mandiri, tangguh, dan siap berprestasi.

Siapa yang paling kompak dan tangguh? Jawabannya akan ditentukan di medan perlombaan sekaligus menjadi tiket menuju LT III. (sai)

Galeri Foto