logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Luapan Sungai di Curahsuko Rambipuji Kembali Terjadi, Pendangkalan dan Sampah Jadi Pemicu Utama

  • 03 Maret 2026
  • Dibaca 464 Kali
Bagikan Via:
luapan-sungai-di-curahsuko-rambipuji-kembali-terjadi-pendangkalan-dan-sampah-jadi-pemicu-utama-20260303

Luapan Sungai di Curahsuko Rambipuji Kembali Terjadi, Pendangkalan dan Sampah Jadi Pemicu Utama

Luapan sungai/selokan kembali terjadi di Dusun Curahsuko, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, dan dilaporkan melalui kanal Wadul Gus’e. Kejadian ini ditindaklanjuti pada Senin (2/3/2026) pukul 15.00 WIB setelah adanya aduan masyarakat terkait banjir yang kerap berulang setiap hujan deras turun. Laporan tercatat dengan ID WA.Q.0103261714063 dan disampaikan oleh Inas Nurrahmad Hukman, warga Dusun Curahsuko Selatan RT 09 RW 16. Aduan tersebut berisi permohonan penanganan banjir yang disebut telah terjadi berulang kali selama kurang lebih dua tahun terakhir.

Peristiwa luapan air terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB setelah hujan lebat mengguyur wilayah Kecamatan Rambipuji selama kurang lebih dua jam. Intensitas hujan yang cukup tinggi menyebabkan debit air meningkat, sementara kondisi sungai/selokan yang dangkal dan menyempit tidak mampu menampung aliran air secara optimal. Selain itu, tumpukan sampah di badan sungai memperparah hambatan aliran air sehingga meluap ke lingkungan permukiman warga. Akibatnya, kawasan sekitar Dusun Curahsuko tergenang meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan berat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim melakukan koordinasi dan assessment lapangan untuk memastikan kondisi aktual di lokasi. Dokumentasi dilakukan sebagai bagian dari bahan pelaporan dan tindak lanjut kepada instansi terkait. Selain itu, tim mitigasi memberikan imbauan langsung kepada pelapor dan warga sekitar agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan susulan. Sekitar pukul 16.00 WIB, tim melanjutkan asesmen ke lokasi berikutnya setelah memastikan kondisi di Curahsuko relatif aman.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa air telah lama surut dan genangan tidak lagi terlihat di permukiman warga. Namun demikian, di sepanjang sungai dan selokan masih ditemukan tumpukan sampah yang berpotensi menyebabkan luapan kembali apabila terjadi hujan deras. Situasi ini menjadi perhatian karena faktor non-struktural seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan turut memperparah risiko banjir lokal. Oleh sebab itu, diperlukan langkah preventif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah desa.

Tim mitigasi merekomendasikan agar masyarakat tidak membuang sampah ke badan sungai serta secara rutin melakukan kerja bakti pembersihan dan normalisasi saluran irigasi. Laporan juga akan diteruskan kepada OPD terkait dan Pemerintah Desa Kaliwining guna dilakukan penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan normalisasi sungai. Adapun kendala yang dihadapi di lapangan antara lain masih kurangnya kesadaran sebagian pihak terhadap permasalahan yang dialami warga. Unsur yang terlibat dalam kegiatan ini meliputi BPBD Kabupaten Jember dan warga setempat, dengan harapan ke depan penanganan dapat dilakukan lebih komprehensif untuk mencegah kejadian berulang.

Galeri Foto