Mahasiswa KKN Kolaboratif ke-5 Kelompok 61 Resmi Diperkenalkan di Kelurahan Kaliwates, Siap Dukung Pengelolaan Sampah, Validasi Data Kemiskinan, dan Perluasan Cakupan UHC
- 23 Juli 2026
- Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
Mahasiswa KKN Kolaboratif ke-5 Kelompok 61 Resmi Diperkenalkan di Kelurahan Kaliwates, Siap Dukung Pengelolaan Sampah, Validasi Data Kemiskinan, dan Perluasan Cakupan UHC
Kaliwates – Pemerintah Kelurahan Kaliwates secara resmi menerima dan memperkenalkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif ke-5 Kelompok 61 Tahun 2026 dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Kaliwates, Rabu (22/7/2026). Sebanyak 13 mahasiswa, terdiri atas 4 mahasiswa laki-laki dan 9 mahasiswa perempuan, diperkenalkan kepada jajaran pemerintah kelurahan, unsur Tiga Pilar, Forum RT/RW, serta seluruh Ketua RW se-Kelurahan Kaliwates sebagai awal pelaksanaan pengabdian mereka kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Hadir dalam kesempatan tersebut Lurah Kaliwates Abdul Khamil, S.Si., S.Sos., M.M., unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kaliwates, jajaran perangkat kelurahan, Forum RT/RW Kelurahan Kaliwates, seluruh 18 Ketua RW, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Setyo Hadi, S.H., M.M., yang mendampingi para mahasiswa selama pelaksanaan KKN.
Dalam sambutannya, Lurah Kaliwates menyampaikan apresiasi atas kepercayaan perguruan tinggi yang kembali menjadikan Kelurahan Kaliwates sebagai lokasi pengabdian mahasiswa. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Kolaboratif. Kelurahan Kaliwates memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan dukungan banyak pihak. Kami berharap kehadiran mahasiswa mampu memberikan gagasan baru, membantu percepatan program pemerintah, sekaligus belajar langsung dari dinamika kehidupan masyarakat," ujar Abdul Khamil.
Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa Kelompok 61 KKN Kolaboratif Tahun 2026 akan memfokuskan kegiatan pengabdian pada tiga program prioritas yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember.
Program pertama adalah memberikan solusi praktis terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Para mahasiswa akan melakukan pendampingan, edukasi, serta menyusun berbagai inovasi yang dapat diterapkan warga dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari rumah tangga. Program ini diharapkan mampu memperkuat gerakan pemilahan sampah, pengolahan sampah organik, serta meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui pemberdayaan masyarakat dan Bank Sampah.
Program kedua adalah melakukan verifikasi faktual terhadap data warga kategori Desil-2. Sebanyak 183 warga Kelurahan Kaliwates yang masuk dalam kelompok tersebut akan diverifikasi secara langsung di lapangan untuk memastikan kesesuaian kondisi sosial ekonomi masyarakat dengan data yang dimiliki pemerintah. Hasil verifikasi diharapkan menjadi dasar penyempurnaan basis data sehingga berbagai program bantuan sosial dapat tersalurkan secara lebih tepat sasaran.
Sementara itu, program ketiga difokuskan pada edukasi dan pendampingan masyarakat agar terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya bagi warga yang termasuk kategori Desil-1 dan Desil-2. Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa akan membantu masyarakat memahami prosedur administrasi, melengkapi persyaratan, serta mendorong optimalisasi pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember.
Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Setyo Hadi, S.H., M.M., menegaskan bahwa KKN Kolaboratif dirancang agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif. Menurutnya, mahasiswa diharapkan tidak hanya melakukan observasi, tetapi juga mampu menghasilkan solusi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
"KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Kami berharap seluruh mahasiswa mampu bekerja sama dengan pemerintah kelurahan, para Ketua RT dan RW, serta seluruh warga sehingga program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Kelurahan Kaliwates menyampaikan kesiapan seluruh Ketua RW untuk mendukung pelaksanaan program mahasiswa di wilayah masing-masing. Ia berharap komunikasi dan koordinasi dapat berjalan dengan baik sehingga proses pendataan, edukasi, maupun pendampingan kepada masyarakat berlangsung lancar dan mendapat dukungan penuh dari warga.
Sebagai ujung tombak pelayanan di tingkat lingkungan, para Ketua RW juga menyatakan komitmennya untuk membantu mahasiswa dalam mengakses data, mempertemukan dengan tokoh masyarakat, serta mendampingi pelaksanaan kegiatan di lapangan agar tujuan program dapat tercapai secara optimal.
Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, unsur Tiga Pilar, Forum RT/RW, dan masyarakat, pelaksanaan KKN Kolaboratif ke-5 Kelompok 61 Tahun 2026 di Kelurahan Kaliwates diharapkan mampu memberikan dampak nyata, mulai dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah, tersedianya data sosial yang lebih akurat, hingga semakin luasnya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan melalui Program JKN dan UHC.
Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, kehadiran para mahasiswa diharapkan menjadi energi baru dalam mendukung pembangunan berbasis masyarakat sekaligus memperkuat terwujudnya Kelurahan Kaliwates yang sehat, peduli lingkungan, inklusif, dan semakin maju melalui semangat "Kaliwates Melesat."