logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Manaqib dan Sholawat Kebangsaan Satukan Tokoh Lintas Sektor, Perkuat Nilai Keagamaan dan Semangat Kebangsaan di Sumbersari

  • 01 Agustus 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
manaqib-dan-sholawat-kebangsaan-satukan-tokoh-lintas-sektor-perkuat-nilai-keagamaan-dan-semangat-kebangsaan-di-sumbersari-20260801

Manaqib dan Sholawat Kebangsaan Satukan Tokoh Lintas Sektor, Perkuat Nilai Keagamaan dan Semangat Kebangsaan di Sumbersari

JEMBER, 31 JULI 2026 – Sekitar 400 jamaah dari unsur pemerintahan, tokoh agama, aparat keamanan, tenaga kesehatan, insan pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat mengikuti Manaqib dan Sholawat Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Karangrejo, tepatnya di Lapangan RTH Sumbersari, Jalan Letjen S. Parman, Kali Oktak, Kecamatan Sumbersari, Jumat 31 Juli 2026 malam. Kegiatan ini menjadi momentum memperkokoh nilai-nilai keagamaan sekaligus menumbuhkan semangat persatuan, kerukunan, dan cinta Tanah Air di tengah masyarakat Karangrejo.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.15 WIB tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Jember M. Nurul Hafid Yasin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Qodiri I Jember Lora Achmad Fadil Muzakki Syah, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, Danramil Sumbersari Kapten Hadi Windoko, Kapolsek Sumbersari AKP Heri Supadmo, Kepala KUA Kecamatan Sumbersari, para lurah se-Kecamatan Sumbersari, termasuk Lurah Karangrejo Nachnuzi Luqman, kepala puskesmas, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, pengawas pendidikan, kepala sekolah, serta kelompok pengajian Muslimat.

Acara diawali penampilan Hadrah Al Kamil Karangrejo yang melantunkan sholawat sehingga menciptakan suasana religius dan khidmat di tengah ratusan jamaah yang memadati lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya, Kabag Kesra Setda Kabupaten Jember M. Nurul Hafid Yasin menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan harus menjadi fondasi dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.

"Nilai-nilai keagamaan harus kita jadikan fondasi bersama dalam menjaga persatuan dan kerukunan. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap semangat kebangsaan semakin tumbuh dan memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat," ujarnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan manaqib oleh KH. Rifa'i Ihsan. Melalui pembacaan tersebut, jamaah diajak mengenang keteladanan para ulama sekaligus meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari sebagai bekal membangun masyarakat yang harmonis.

Suasana semakin khidmat saat Ketua Yayasan PP Al-Qodiri Jember, Lora Achmad Fadil Muzakki Syah, menyampaikan Mauidhoh Hasanah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan sholawat sebagai sarana memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dan persatuan bangsa. Ia juga berharap kegiatan manaqib dan sholawat ini membawa keberkahan, kedamaian, kerukunan, dan kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Sumbersari.

"Melalui manaqib dan sholawat, kita memohon keberkahan kepada Allah SWT agar seluruh masyarakat senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, kerukunan, kedamaian, serta kesejahteraan, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Sumbersari dan Kabupaten Jember pada umumnya," ujar Lora Achmad Fadil Muzakki Syah.

Setelah tausiyah, Habib Anis memimpin doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan masyarakat, kemajuan Kabupaten Jember, kesejahteraan bangsa Indonesia, serta terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.

Camat Sumbersari Deni Hadiatullah mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tokoh agama, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.

"Peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui doa bersama dan kegiatan keagamaan yang mampu mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta menjaga kondusivitas wilayah. Semangat kebangsaan harus terus dirawat bersama," kata Deni.

Sementara itu, Lurah Karangrejo Nachnuzi Luqman menyampaikan bahwa penyelenggaraan Manaqib dan Sholawat Kebangsaan di wilayah Karangrejo menjadi ruang silaturahmi bagi seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan upaya penguatan nilai religius dan sosial di lingkungan kelurahan.

"Kami di Kelurahan Karangrejo sangat mendukung kegiatan seperti ini karena menjadi wadah kebersamaan warga. Selain meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan warga sehingga semangat gotong royong serta cinta Tanah Air semakin tumbuh di lingkungan Karangrejo," ujar Nachnuzi.

Kegiatan ditutup dengan lantunan hadrah dan sholawat yang diikuti seluruh jamaah. Acara berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhidmatan hingga selesai. Kebersamaan yang terbangun sepanjang kegiatan diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kerukunan, meneguhkan nilai-nilai keagamaan, serta mengisi peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan semangat persatuan dan pengabdian kepada bangsa. (aji)

Galeri Foto