Menjaga Alam, Menguatkan Ekonomi: Kapasitas Masyarakat Cagar Biosfer Blambangan Terus Ditingkatkan
- 01 Juli 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Menjaga Alam, Menguatkan Ekonomi: Kapasitas Masyarakat Cagar Biosfer Blambangan Terus Ditingkatkan
JEMBER, 01 JULI 2026 - Menjaga kawasan konservasi tidak cukup hanya dengan melindungi hutan. Upaya tersebut juga perlu dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang hidup di sekitarnya. Semangat inilah yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Kawasan Cagar Biosfer Blambangan yang digelar pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, di Aula Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur itu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membekali masyarakat desa penyangga dengan keterampilan mengembangkan komoditas kopi, mulai dari pengolahan pascapanen, perlindungan konsumen, pengemasan, hingga teknik penyeduhan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat tanpa mengesampingkan kelestarian kawasan.
Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah Jember, Ir. Sumantri Radiansyah, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa Cagar Biosfer Blambangan merupakan kawasan yang telah diakui UNESCO sejak 2016 dan saat ini tengah menjalani evaluasi berkala.
"Tujuan kegiatan hari ini adalah untuk meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat di kawasan penyangga tersebut. Harapannya, kita akan mendapatkan tambahan keilmuan untuk meningkatkan produktivitas, pemasaran, pengemasan, penyajian, hingga perlindungan konsumen," ujarnya.
Sebagai tuan rumah sekaligus narasumber utama pada sejumlah sesi pelatihan, DTPHP Kabupaten Jember berperan membagikan pengetahuan mengenai pengolahan kopi saat panen dan pascapanen, teknik brewing, serta praktik cupping. Keterlibatan ini menjadi bagian dari komitmen DTPHP dalam mendukung pengembangan komoditas perkebunan bernilai tambah sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat.
Sementara itu, Kepala DTPHP Kabupaten Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., menegaskan bahwa pengakuan dunia terhadap Cagar Biosfer Blambangan harus dijaga melalui keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
"Status Cagar Biosfer ini bukan sekadar sertifikat, melainkan amanah untuk menunjukkan komitmen kita menjaga alam demi kebaikan bersama," tegasnya.
Melalui kegiatan yang diikuti 50 peserta dari masyarakat desa penyangga, kelompok tani hutan, akademisi, dan berbagai instansi tersebut, diharapkan lahir sumber daya manusia yang semakin siap mengembangkan potensi kopi lokal sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan Cagar Biosfer Blambangan di mata dunia. (fan)