logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Menjelang Lebaran, Puluhan Guru Ngaji dan Tokoh Agama di Kelurahan Baratan Terima Honorarium dari Gus Fawait

  • 14 Maret 2026
  • Dibaca 194 Kali
Bagikan Via:
menjelang-lebaran-puluhan-guru-ngaji-dan-tokoh-agama-di-kelurahan-baratan-terima-honorarium-dari-gus-fawait-20260314

Menjelang Lebaran, Puluhan Guru Ngaji dan Tokoh Agama di Kelurahan Baratan Terima Honorarium dari Gus Fawait

JEMBER, 14 MARET 2026 - Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti kantor Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember. Puluhan guru ngaji, guru non-muslim, serta Petugas Pembantu Pencatat Nikah (P3N) berkumpul untuk menerima penyaluran honorarium yang merupakan program unggulan Bupati Jember, Gus Fawait.

Penyaluran ini menjadi angin segar bagi para pejuang keagamaan di tingkat akar rumput. Setiap penerima manfaat mendapatkan honorarium sebesar Rp1.500.000, sebuah angka yang sangat berarti mengingat dedikasi mereka yang selama ini menjadi pilar pembentuk karakter masyarakat di Jember.

Salah satu penerima manfaat, Muhammad Idris, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. Idris, yang telah mengabdi sebagai guru ngaji di Baratan sejak tahun 1990, menilai langkah pemerintah daerah tahun ini sangat tepat sasaran, baik dari segi nominal maupun waktu pembagian.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pihak berwenang karena memang sudah haknya diberikan. Kami guru-guru ngaji semua merasa bahagia," ujar Idris saat ditemui di sela-sela acara, Sabtu 14 Maret 2026.

Idris juga menambahkan bahwa momentum pemberian honorarium sebesar Rp1,5 juta ini sangat pas karena berdekatan dengan hari raya Idul Fitri. "Terima kasih sekali kepada Gus Fawait yang telah peduli. Ini sangat dibutuhkan, hampir Lebaran apalagi anak-anak juga butuh. Kami sangat terbantu," tambahnya.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) Kelurahan Baratan, Agus Sunarko, menjelaskan bahwa distribusi honorarium kali ini mencakup lintas agama dan sektor guna memastikan pemerataan kesejahteraan.

"Untuk di Kelurahan Baratan, jumlah penerima guru ngaji muslim ada 54 orang, P3N sebanyak satu orang, dan guru non-muslim sebanyak satu orang," urai Agus.

Menurut Bapak Agus, respon dari para ustadz dan ustadzah sangat positif. Program ini dinilai bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk apresiasi yang nyata untuk menambah kesejahteraan para pengajar agama.

"Sangat direspon dengan baik karena bantuan ini bermanfaat untuk menambah penghasilan mereka. Saya mewakili para ustadz dan ustadzah mengucapkan terima kasih kepada Gus Bupati Fawait. Semoga bantuan ini betul-betul bermanfaat," pungkasnya.

Penyaluran di Kelurahan Baratan ini sejalan dengan rangkaian penyaluran serupa yang dilakukan secara masif di berbagai kecamatan lain di Jember, seperti Jenggawah, Bangsalsari, dan Semboro.

Melalui pemberian insentif sebesar Rp1.500.000 per orang ini, Gus Fawait menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir dan memperhatikan kesejahteraan para guru agama tanpa terkecuali.

Langkah ini diharapkan dapat memotivasi para pendidik agama untuk terus membimbing generasi muda Jember dengan lebih semangat, sembari merasakan dukungan nyata dari pemerintah kabupaten yang kian terasa manfaatnya.

Galeri Foto