Menteri KKP Tinjau Pesisir Jember, Bawa Visi Budi Daya Air Tawar hingga ke Pelosok Kelurahan
- 31 Oktober 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Menteri KKP Tinjau Pesisir Jember, Bawa Visi Budi Daya Air Tawar hingga ke Pelosok Kelurahan
JEMBER, 31 OKTOBER 2026 - Harapan baru pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan kini mengalir bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Jember. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., meninjau langsung kawasan pesisir pada Jumat 30 Oktober 2026. Kunjungan ini membawa misi besar: memastikan infrastruktur perikanan modern dan program pemberdayaan tidak hanya berpusat di garis pantai, tetapi dampaknya mampu menyejahterakan masyarakat Jember secara menyeluruh.
Kehadiran pemerintah pusat ini disambut hangat oleh Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait. Menurutnya, kolaborasi strategis ini adalah momentum penting bagi percepatan pembangunan ekonomi daerah.
"Yang pertama, saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pak Menteri. Yang kedua, tadi Pak Menteri sudah melihat langsung Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), kemudian juga ada banyak bantuan yang akan diberikan Pak Menteri kepada Kabupaten Jember," ujar Gus Fawait di sela-sela peninjauan.
Inspeksi lapangan dimulai pukul 09.00 WIB di Pantai Paseban untuk melihat progres pembangunan KNMP. Tepat pukul 10.00 WIB, rombongan mengevaluasi lahan Integrated Shrimp Farm guna melihat kelayakan kawasan tambak modern terintegrasi, dan ditutup di Pantai Cemoro Sewu pada pukul 10.30 WIB.
Meski titik kunjungan berada di pesisir, Menteri KKP menekankan bahwa program pemberdayaan ini dirancang agar tidak eksklusif. Pelibatan aparat wilayah hingga tingkat desa dan kelurahan di seluruh penjuru Jember menjadi kunci suksesnya program ketahanan pangan nasional.
"Jadi yang jauh dari pesisir, bisa memanfaatkan lahan nonproduktif menjadi produktif dengan pembuatan kolam air tawar atau Program Budi Daya Tematik berbasis Mini RAS di masing-masing desa/kelurahan, untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa secara nasional," tegas Menteri Trenggono.
Visi inklusif dari KKP inilah yang memantik antusiasme para pemangku wilayah dari kawasan tengah kota. Camat Patrang, Musyaffa, S.HI., M.M., beserta jajaran lurah turut merapatkan barisan di lokasi peninjauan sebagai bentuk kesiapan menyukseskan program tersebut.
Merespons arahan penguatan ekonomi dari sektor perikanan darat, Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., yang turut hadir di lokasi, menyatakan kesiapan penuhnya.
"Arahan Bapak Menteri KKP membuka peluang besar bagi wilayah yang jauh dari pesisir seperti tempat kami. Kami di Kelurahan Banjarsengon siap menindaklanjuti visi tersebut dengan mendorong warga untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong atau pekarangan rumah menjadi kolam budi daya ikan air tawar. Program ini sangat relevan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendongkrak ekonomi warga kami secara mandiri," ungkap Sudik Haryono.(sgk)