Komisi I DPRD Situbondo Kunjungi DPMPTSP Jember, Bahas Strategi Kemudahan Berusaha dan Investasi
- 08 Oktober 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Komisi I DPRD Situbondo Kunjungi DPMPTSP Jember, Bahas Strategi Kemudahan Berusaha dan Investasi
JEMBER, 08 OKTOBER 2026 - Upaya memperkuat iklim investasi dan menghadirkan pelayanan perizinan yang semakin mudah menjadi perhatian dalam kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Kamis 08 Oktober 2026.
Kunjungan yang berlangsung di Kantor DPMPTSP Kabupaten Jember tersebut diikuti Koordinator, Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Situbondo bersama jajaran Sekretariat DPRD. Rombongan juga didampingi Kepala DPMPTSP Kabupaten Situbondo.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk bertukar pengalaman sekaligus menggali strategi pemerintah daerah dalam menciptakan kemudahan berusaha dan meningkatkan daya tarik investasi, khususnya penyiapan insentif daerah dan tips-tips mendorong kepatuhan pelaku usaha untuk LKPM secara rutin.
Dalam pertemuan tersebut, DPMPTSP Jember memaparkan sejumlah upaya yang dilakukan untuk mendukung pertumbuhan investasi sesuai data capaian investasi Jember 2022-2025 melalui layanan jemput bola dan layanan fasilitasi LKPM, termasuk penguatan pelayanan publik serta inovasi dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah langkah strategis Kabupaten Jember dalam mendampingi investor baru secara kolaboratif lintas OPD untuk memitigasi berbagai tantangan kesiapan regulasi perizinan dasar berusaha.
Selain itu, DPMPTSP Jember juga menyajikan penerapan konsep desentralisasi layanan melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini. Melalui konsep hub-and-spoke, layanan pemerintah tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi dibawa lebih dekat ke masyarakat di berbagai wilayah Jember.
MPP Mini yang berada di Tanggul, Mayang, dan Jombang mengintegrasikan sejumlah layanan lintas perangkat daerah, mulai dari layanan perizinan, kependudukan, sosial hingga pajak dan retribusi. Hingga periode Mei–Juli 2026, tercatat sebanyak 2.416 pengguna telah memanfaatkan layanan di tiga lokasi tersebut.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., mengatakan bahwa kemudahan pelayanan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.
“Kami ingin pelayanan semakin dekat, mudah, dan memberikan kepastian. Ketika masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan layanan yang sederhana dan responsif, tentu ini menjadi bagian dari upaya membangun iklim investasi yang semakin baik,” ujar Isnaini.
Selain membahas pelayanan, pertemuan juga menyoroti dinamika realisasi investasi daerah. Berdasarkan bahan paparan DPMPTSP Jember, struktur sektor usaha yang berkontribusi terhadap investasi mengalami perubahan antara 2025 dan 2026. Pada 2025, investasi banyak ditopang sektor real estate, industri makanan serta industri kimia-farmasi, sementara pada 2026 hingga triwulan II, sektor industri kayu, tanaman pangan-perkebunan, serta perdagangan dan reparasi menjadi sektor yang dominan.
Pertukaran informasi tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi kedua daerah dalam merumuskan kebijakan pelayanan dan strategi investasi yang sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing, khususnya langkah kedepan pelaksanaan aglomerasi (Jember, Bondowoso dan Situbondo).
Pada Kunjungan kerja ini, Kabupaten Situbondo berencana akan mengundang Kabupaten Jember untuk event Investor Day guna memperkuat Implementasi kerjasama aglomerasi sekaligus memperkuat sinergi antarpemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem usaha yang semakin ramah bagi masyarakat dan investor. (lan)