Monev Bapang di Pecoro: 1.035 KPM Terima Bantuan, Camat Turun Langsung Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
- 08 September 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Monev Bapang di Pecoro: 1.035 KPM Terima Bantuan, Camat Turun Langsung Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
JEMBER, 08 September 2026 – Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Selasa (8/9/2026), mendapat perhatian langsung dari pemerintah kecamatan. Sebanyak 1.035 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan pangan yang didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Untuk memastikan proses penyaluran berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran, Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi bersama Kasi PMKS Kecamatan Rambipuji, Maret Trisia Hesti Norcahya, turun langsung ke Desa Pecoro. Keduanya menyaksikan secara langsung proses pendistribusian bantuan pangan kepada masyarakat.
Kehadiran jajaran pemerintah kecamatan di tengah proses penyaluran bukan sekadar kegiatan seremonial. Monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan bantuan yang menjadi hak masyarakat benar-benar diterima oleh KPM sesuai ketentuan.
Sebanyak 1.035 KPM di Desa Pecoro mendapatkan bantuan pangan dengan jumlah 30 kilogram untuk masing-masing penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memberikan sedikit ruang bagi keluarga penerima manfaat dalam menghadapi kebutuhan sehari-hari.
Dari proses distribusi yang berlangsung, pemerintah kecamatan memastikan penyaluran dilakukan secara tertib. Kehadiran Camat Prima Kusuma Dewi bersama Maret Trisia Hesti Norcahya juga menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program bantuan pangan di tingkat desa.
Bagi masyarakat, bantuan pangan bukan sekadar angka maupun jumlah kilogram beras yang diterima. Di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, bantuan tersebut memiliki arti penting bagi keluarga penerima manfaat. Karena itu, proses pendistribusiannya harus dilakukan secara transparan, tertib, dan mengedepankan ketepatan sasaran.
“Monev ini menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pangan benar-benar sampai kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat,” ujar camat prima dengan semangat yang ditunjukkan bersama jajaran tim dari Kecamatan Rambipuji dalam kegiatan tersebut.
Dengan turun langsung ke lapangan, pemerintah kecamatan dapat melihat kondisi pelaksanaan distribusi sekaligus memastikan proses pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Pengawasan semacam ini menjadi penting agar tidak terjadi persoalan dalam proses penyaluran serta hak masyarakat dapat diterima sebagaimana mestinya.
Desa Pecoro sendiri menjadi salah satu wilayah di Kecamatan Rambipuji yang mendapatkan penyaluran Bantuan Pangan dengan jumlah penerima mencapai lebih dari seribu KPM. Jumlah tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat yang masuk dalam daftar penerima bantuan.
Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi bersama Kasi PMKS Maret Trisia Hesti Norcahya tampak memantau jalannya pendistribusian. Kehadiran keduanya sekaligus memperkuat pesan bahwa pemerintah tidak hanya berada di balik meja, tetapi juga hadir secara langsung ketika masyarakat menerima program bantuan.
Momentum penyaluran Bapang tersebut juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan di tingkat desa. Koordinasi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah desa menjadi salah satu kunci agar distribusi bantuan dapat berjalan efektif dan tidak menimbulkan antrean maupun persoalan di lapangan.
Sebanyak 30 kilogram bantuan pangan per KPM yang diterima masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima. Bantuan tersebut setidaknya dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama untuk kebutuhan pangan.
Monev yang dilakukan Kecamatan Rambipuji sekaligus menegaskan pentingnya prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat penerima, dan tertib dalam penyaluran. Setiap bantuan yang diberikan pemerintah memiliki tujuan untuk membantu masyarakat, sehingga pelaksanaannya harus mendapat pengawasan dari semua pihak.
Bagi pemerintah kecamatan, kegiatan monitoring bukan hanya untuk melihat apakah bantuan telah disalurkan, tetapi juga memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai mekanisme. Dengan demikian, program bantuan pangan dapat memberikan dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Penyaluran Bapang di Desa Pecoro pada Selasa (8/9/2026) akhirnya menjadi gambaran nyata hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Dengan 1.035 KPM sebagai penerima dan masing-masing mendapatkan 30 kilogram bantuan pangan, distribusi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat bagi keluarga penerima.
Kehadiran Camat Prima Kusuma Dewi bersama Kasi PMKS Maret Trisia Hesti Norcahya di lokasi juga menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap program bantuan masyarakat tidak boleh berhenti pada laporan administratif. Pemerintah perlu memastikan bantuan benar-benar bergerak dari data penerima hingga sampai ke tangan masyarakat.
Langkah turun langsung ke lapangan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Sebab, keberhasilan sebuah program bantuan bukan hanya diukur dari berapa banyak bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari seberapa tepat bantuan tersebut diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bapang tersalurkan, pengawasan diperkuat, masyarakat menerima manfaat. Penyaluran di Desa Pecoro menjadi bukti bahwa pemerintah kecamatan terus mendorong agar setiap program bantuan dapat berjalan tertib, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Rambipuji.(sai)